9 Manfaat Tumbuhan Bakung Untuk Kesehatan

Hasil gambar untuk Bakung

Daun bakung atau yang memiliki nama latin Crinum Asiaticum L., ini merupakan salah satu tanaman yang paling banyak kita temui. Daun bakung sendiri banyak dimanfaatkan sebagai bahan masakan, dimana biasanya menjadi bagian dari makanan yang berkuah, seperti soto, sop ataupun gulai, dan juga seringkali menjadi campuran pada berbagai masakan khas nusantara, seperti martabak telor dan berbagai masakan lainnya. Saat ini kita memang banyak mengetahui bahwa daun bakung adalah salah satu jenis bahan masakan yang umum dan menjadi andalan para ibu rumah tangga dalam menciptakan masakan yang lezat dan juga nikmat.

Selain sering dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan masakan alias bumbu dapur dan sayuran, tanaman bakung dan daun bakung memiliki banyak sekali manfaat, terutama dalam hal kesehatan dan juga farmakologi. Hal ini berarti, bunga bakung dan tanaman bakung dapat menjadi obat herbal yang sangat baik. Ada beberapa kandungan kimia dan efek farmakoloogi yang bisa diperoleh dengan memanfaatkan bunga bakung dan tanaman bakung ini.

Kandungan Kimia dan Efek Farmakologis

Sifat tumbuhan bakung belum banyak diketahui, tetapi bahan kimia yang terdpat pada bakung sudah diketahui. Bungan bakung mengandung flavonoid, saponin, dan tanin. Sementara itu pada umbi, akar, serta biji mengandung alkaloid likorin, krinin, dan asetilkorin. Efek farmakologis yang dimiliki bakung, di antaranya sebagai peluruh kencing, antiinflamasi, mencegah pendarahan, dan mengobati luka.

Bagian Tumbuhan yang Digunakan dan Pemanfaatannya

Bagian umbi, daun, akar atau seluruh herba, baik segar maupun kering, dapat dimanfaatkan untuk mengobati beberapa penyakit sebagai berikut :

  1. Mengobati Bengkak di Tangan dan Kaki.

    Olesi daun bakung dengan minyak kelapa lalu layukan di atas api. Tempelkan daun bakung yang telah layu ke bagian yang sakit.

  2. Mengobati Borokan.

    Iris umbi bakung kecil-kecil panaskan di atas api kecil selama 1-2 menit atau sampai hangat. Letakkan irisan umbi pada borok atau telapak kaki yang luka.

  3. Mengobati Luka Terkena Panah Beracun.

    Cuci bersih 5-10gr akar segar sampai bersih lalu dikunyah untuk memperoleh airnya. Telan airnya, sedangkan ampasnya ditempel pada bagian yang terkena panah.

  4. Peluruh Keringat.

    Cuci 10gr akar bakung segar, potong kecil-kecil, llau rebus dengan 2 gelas air selama 20 menit. Setelah dingin, saring, llau dibagi menjadi 2 bagian untuk diminum 2 kali sehari pada pagi dan sore.

  5. Peluruh Muntah.

    Cuci 5-10gr akar segar sampai bersih lalu dikunyah untuk memperoleh airnya. Telan airnya, sedangkan ampas hasil kunyahan dibuang.

  6. Mengobati Pembengkakan Kelenjar

    Limpa pada Selangkangan dan Ketiak. Cuci bersih beberapa helai daun bakung. Tumbuk bersama 2 siung bawang merah secukupnya sampai halus. Tempelkan hasil tumbukan di tempat yang sakit.

  7. Peluruh Kencing.

    Cuci daun bakung secukupnya, tumbuk sampai halus, llau oleskan di perut bagian bawah di atas kandung kemih. Lakukan secara rutin dengan membuat ramuan yang sama sampai kencing lancar kembali.

  8. Patek (Frambusia).

    Cuci buah dan biji bakung secukupnya sampai bersih lalu tumbuk halus. Campurkan tepung beras secukupnya lalu borehkan kebagian yang sakit.

  9. Mengobati Rematik Sendi.

    Layukan daun bakung di atas api. Olesi daun dengan minyak wijen llau ditempelkan di bagian yang sakit.

Catatan : 

  • Pemakaian umbi bakung harus hati-hati karena beracun.
  • Keracunan ditandai dengan sakit perut, diikuti diare yang hebat, denyut nadi cepat, pernapasan tidak teratur, dan panas tinggi.
  • Sebagai pertolongan pertama, pompa lambung supaya penderita muntah. Lanjutkan dengan memberi minuman teh kental atau 40 ml cuka beras putih yang dicampur dengan 30 ml jus jahe segar yang di encerkan dengan air secukupnya untuk digunakan kumur-kumur.

Salam Sehat

online istana solo