Mengenal Manfaat Tumbuhan Bandotan Bagi Kesehatan

Hasil gambar untuk bandotan

Mungkin baru sedikit sekali orang yang mengetahui manfaat tumbuhan bandotan bagi kesehatan tubuh. Bila ditelusuri lebih dalam, tumbuhan yang di anggap sebagai gulma ini kaya akan manfaat dan bisa dijadikan obat herbal yang bisa menyembuhkan beberapa penyakit. Tumbuhan yang memiliki nama ilmiah Ageratum conyzoides L. memiliki rasa sedikit pahit, pedas, dan bersifat menetralkan. Maka dari itu, untuk menambah wawasan mengenai tumbuhan obat yang ada di sekitar kita, kami akan mencoba menjabarkan keterangan tentang kandungan kimia, efek farmakologis serta bagian tumbuhan yang digunakan dan pemanfaatannya.

Kandungan Kimia dan Efek Farmakologis

Beberapa bahan kimia yang terkandung dalam bandotan, diantaranya asam amino, β-sitosterol, ageratochromene, friederin, minyak terbang coumarin, potasium klorida, stigmasterol, organacid. Efek farmakologis bandotan, di antaranya penurun panas, menghilangkan racun (antitoksin), menghilangkan bengkak, menghentikan pendarahan, peluruh haid (hemenagog), stimulan, tonik, peluruh kencing, dan peluruh kentut.

Bagian Tumbuhan yang Digunakan dan Pemanfaatnanya

Daun dan batang muda bandotan dapat dimanfaatkan untuk menyembuhkan beberapa penyakit berikut :

  1. Menyembuhkan Bengkak, Bisul, dan Borok.

    Cuci bersih seluruh bagian tumbuhan bandotan segar secukupnya, tumbuk bersama nasi basi dan garam secukupnya. Tempelkan hasil tumbukan di tempat yang terkena bengkak, bisul dan borok.

  2. Mengobati Eksim dan Luka Berdarah.

    Cuci bersih 1 pohon bandotan segar tanpa akar, lumatkan, llau balurkan ke tempat yang sakit. Setelah merata, balut dengan kain atau perban. Lakukan 2 kali sehari dlam dosis yang sama dengan mengganti obat dan balutan. Pada saat penggantian, luka dicuci dengan air panas atau alkohol.

  3. Mengobati Radang Telinga.

    Cuci bersih batang dan daun bandotan segar secukupnya, tumbuk, llau peras. Teteskan air perasan pada telinga yang sakit sebanyak 1-2 tetes. Lakukan secara rutin 4 kali sehari.

  4. Mengobati Sakit Tenggorokan dan Radang Selaput Lendir pada Batang Tenggorokan (Diphteri).

    Cuci bersih 30-60gr daun segar, tumbuk halus, peras. Tambahkan gula batu yang sudah dilarutkan secukupnya ke dalam air perasan. Minum air perasan yang diperoleh sekaligus habis. Lakukan secara rutin 3 kali sehari dengan cara yang sama.

Efek samping jika digunakan berlebihan dan jangka panjang bisa menyebabkan luka pada hati dan memicu pertumbuhan sel tumor dalam tubuh. Jadi penggunaan yang di anjurkan sewajarnya saja.

Catatan : wanita hamil dilarang minum ramuan bandotan. 

Salam Sehat

online istana solo