7 Sebab Batuk Tak Kunjung Sembuh

Hasil gambar untuk batuk

Batuk yang terjadi pada seseorang biasanya tidak berlangsung lama. Namun ada kalanya batuk datang dan berlangsung sangat lama seolah tidak mau sembuh sehinggaharus menghubungi dokter untuk penanganan lebih lanjut. Berikut adalah beberapa kemunginan penyebab batuk berlangsung berminggu – minggu bahkan berbulan bulan:

Virus flu

Batuk yang berlangsung lama dapat disebabkan karena flu biasa. Akan tetapi, flu bisa juga menyebabkan batuk bertahan lama hingga satu bulan setelah gejala lain berhenti. Virus ini mengiritasi ujung syaraf di saluran napas sehingga saluran ini menjadi sensitif selama beberapa waktu.

Anda harus menunggu penyakit flu sembuh dengan sendirinya karena tidak ada obat untuk infeksi virus. Dokter biasanya akan memberi resep obat untuk meredakan reflex batuk anda atau anda dapat membeli obat yang telah dijual bebas pasaran. Obat jenis dekongesten atau ekspetoran dapat membantu mengencerkan lendir sehingga lebih mudah dikeluarkan.

Postnasal drip

Bila anda mengalami batuk baik basah maupun kering yang telah berangsung selama lebih dari 2 bulan, bisa jadi itu adalah postnasal drip kronis. Postnasal drip adalah kondisi dimana lendir terakumulasi di dalam sinus dan masuk ke bagian belakang tenggorokan, menciptakan sensasi menggelitik sehingga memicu batuk. Gejala lain adalah sering berdehem untuk membersihkan tenggorokan dan sakit tenggorokan. Tidak ada tes medis yang dapat memastikan kondisi ini. Karena ini adalh kasus begitu umum, dokter sering mencoba untuk tetap mengobati walau meeka tidak yakin akan diagnosisnya.

Untuk mengatasi gejala tersebut, bilaslah hidung dengan cairan saline atau pergi ke dokter. Biasanya dokter akan menyarankan obat jenis steroid atau antihistamin untuk mengurangi peradangan. Bila lendr anda berwarna kuning atau hijau, berarti sistem kekebaln tubuh anda sedang dihantam oleh kuman dan menjaditanda adanya infeksi bakteri.

Asma

Satu - satunya gejala asma yang dapat diketahui dengan mudah ialah batuk kering yang berlansug terus m enerus dan kondisi tersebut akan memburuk di malam hari, selama atau setelah berolahraga, ketika anda menghirup udara dingin atau ketika anda berada di sekitar allergen, seperti serbuk sari bunga atau hewan peliharaan.

Biasanya dokter memberikan tes pernapasan untuk mendiagnosis asma dan merekomendasikan menggunakan ihaler dua kali sehari dan memantaunya selama beberapa minggu untuk mengetahui reaksinya. Anti histamine atau suntikan alergi juga dapat membantu.

Acid reflux

Ketika asam lambung mengalir kembali ke kerongkongan, ujung syaraf akan teriritasi dan memicu batuk terus – menerus. Namun kondisi gastroesophageal reflux disease (GERD) sulit untuk didiagnosa. Tidak semua orang yang menderita acid reflux merasakan mulas setelah makan. Namun gejala yang dapat ditandai adalah batuk setelah makan, ketika berbaring di malamhari, atau setelah bangun pagi, atau serak sering tiba – tiba serak sambil batuk – batuk.

Untk mengatasinya, minumlha obat antasida. Memposisikan kepala anda lebih tinggi ketika tidur juga dapat membantu meringanka gejalanya. Namun bila batuk karena GERD masih saja terjadi dan semakin parah, segera hubungi dokter untuk menapat pertolongan.

Pneumonia

Batuk dapat menjadi tanda adanya penyakit parah seperi pneumonia. Pneumonia apat berkembang ketika infeksi pernapasan menyebar ke paru – paru. Akibatnya kantung udara paru – paru terisi oleh nanah. Pneumonia dapat menyebabkan  kematian ika tidak segera diatasi karena anda akan batuk terus – menerus dan mengalami kesulitan ketika bernapas.

dokter akan melakukan pemeriksaan x-ray untuk menentukan adanya pneumonia pada tubuh anda. Penyeba utama pneumonia yang dialami orang dewasa adalah karena bakteri dan diobati dengan antibiotic.

Batu rejan

Batuk rejan merupakan penyakt menular yang apat menyerang seseorang yang telah mendapat vaksinasi. Hal ini dikarenakan efek vaksinasiakan melemah seiring berlalunya waktu.

Untuk mengobatinya, gunakan antibiotic agar gejala btuk rejan berkurang dan menjaga anda dari penyebaran bakteri dari orang lain.

Penyebab lain

Bila cara pengobatan di atas tidak bereaksi, dokter akan melakukan pemeriksaan x-ray dan CT scan. Pemeriksaan ini akan membantu dokter dalam mendiagnosis penyakit secara pasti. Apakah pasien mengalami kondisi serius seperti kanker paru – paru aatau paru obstruktif konik atau tidak. Jika batuk tersebut hanya datang di waktu dan tempat tertentu, berarti tubuh memberkan reaksi alergi.

 

 

 

Artikel Terkait

Karyawan baru Istana