Batuk Berdahak Harus Ditangani Dengan Cara Khusus

Hasil gambar untuk batuk berdahak

Batuk merupakan kondisi umum yang jarang diperiksakan ke dokter. akan tetapi ada beberapa kondisi yang membuat anda harus memeriksakan diri ke dokter saat kondisi batuk anda:

  1. Jika batuk berdahak tidak kunjung sembuh bahkan semakin parah dan berlangsung lebih dari sepekan
  2. Jika dahak yang keluar saat batuk berwarna hijau pekat atau merah muda berbusa.
  3. Jika terdapat darah dalam dahak.
  4. Jika batuk berdahak disertai demam tinggi, nyeri dada, sesak napas, penurunan berat badan, ruam, mengi, telinga sakit, sakit kepala yang terus timbul.
  5. Jika anda seorang perokok dan batuk semakin parah di malam hari.
  6. Jika tiba – tiba merasakan gejala sakit kepala, nyeri otot, kelelahan.

Obat batuk berdahak yang tepat dapat meredakan gejala yang anda alami. Anda harus mencermati beberapa karakteristik obat batuk berdahak untuk dapat menentukan jenis obat batuk yang sesuai, terutama untuk anak – anak. Berikut ini beberapa karakteristik obat untuk batuk berdahak yang perlu diketahui:

  • Obat batuk yang dikonsumsi biasanya bermanfaat untuk mengencerkan dahak atau disebut ekspetoran, agar dahak lebih mudah dikeluarkan saat batuk. Karena dahak memang perlu dikeluarkan melalui mekanisme batuk.
  • Meski masih memerlukan penelitian medis, succus liquiritiae adalah contoh kandungan bahan alami pada obat batuk yang dipercaya dapat membantu mengencerkan dahak.
  • Guaiphenesin atau bromheksine adalah bahan utama pereda batuk berdahak yang juga aman untuk ibu hamil.
  • Jika batuk disertai demam, konsumsi obat yang mengandung ibuprofen atau paracetamol yang juga membantu meredakan sakit pada tenggorokan.

Kondisi tertentu yang perlu anda ketahui saat mengalami batuk adalah:

  • Bila anda menderita diabetes, tekanan darah tinggi, sakit jantung, gangguan tiroid, gangguan pernapasan seperti asma.
  • Batuk berdahak pada balita di bawah 2 tahun.
  • Batuk pada ibu hamil membutuhkan obat batuk yang tidak membahayakan bayi.
  • Jika anda alergi terhadap obat – obatan, terutama kandungan dalam obat batuk.

Pada intinya anda harus mengonsumsi obat – obatan yang tepat untuk menangani batuk berdahak. Sebelum mengonsumsi obat, anda dapat melakukan hal sederhana berikut untuk meringankan batuk berdahak:

  • Berkumur selama sekitar 60 detik menggunakan air biasa atau air garam tiga kali sehari.
  • Perbanyak istirahat dan mengonsumsi cukup air mineral.
  • Jaga suhu tubuh agar tetap hangat. Mandi dengan air hangat dapat membantu mengencerkan dahak.
  • Hindari kontak dengan pengidap flu dan batuk lain.

Anak berusia enam tahun disarankan untuk mengonsumsi bahan alami untuk meredakan batuk seperti lemon dan madu. Madu akan secqara alami membersihkan tenggorokan dan meredakan iritasi penyebab batuk. Umumnya batuk akan reda setelah 2-3 minggu mengonsumsi obat. Untuk lebih amannya, anda bisa mengonsumsi madu yang sudah dicampur bahan herbal lainnya untuk meredakan batuk.

 

 

Artikel Terkait

Karyawan baru Istana