Bunga Matahari Juga Bermanfaat Untuk Kesehatan Lho!

Image result for bunga matahari

Pasti familiar sekali dengan bunga matahari. Bunga yang memiliki bentuk seperti sang surya yang berbentuk bulat dan berwarna kuning, bunga ini selalu menghadap ke arah matahari. Bunga yang memiliki nama latin Helianthus annuus L ini berasal dari negeri paman syam Amerika yaitu Amerika Utara. Tanaman bunga matahari ditanam dikawasan pegunungan dengan kelembaban yang cukup dan banyak memperoleh sinar matahari secara langsung. 

Bunga matahari biasanya hanya dijadikan sebagaitanaman hias saja. Namun, seiring kesadaran masyarakat akan banyakanya manfaat yang dihasilkan, amak sebagian orang sudah memanfaatkannya sebagai pengobatan. Mari kita lihat kandungan kimia dan efek fgarmakologis apa saja yang terkandung didalamnya serta manfaat apa saja yang terdapat di dalam tanaman bunga matahari.

Kandungan Kimia dan efek Farmakologis

Bunga matahari bersifat rasa lembut dan netral. Bagian bunga mengandung bahan kimia seperti quercimeritrin, asam oleanolat, helianthoside A, B, dan C, serta asam echinocystat. Bagian biji bunga matahari mengandung bahan kimia seperti β-sitosterol, prostaglandin E, asam klorogenik, asam quinat, phytin, dan 3,4-benzopyrene. Dalam 100gr minyak biji bunga matahari terdapat minyak jenuh 9,8%; lemak tak jenuh, sepertioleat 11,7%; serta tidak mengandung kolesterol.

Efek farmakologis bunga matahari, di antaranya menurunkan tekanan darah, mengurangi rasa nyeri, antidisentri, merangsang pengeluaran cairan tubuh, seperti hormon dan enzim, merangsang pengeluaran campak, antiradang, antimalaria, peluruh air seni, pereda batuk, merngsang energi vital, menenangkan liver, serta menghilangkan rasa nyeri waktu buang air kemih.

Bagian yang Digunakan dan Pemanfaatannya

Seluruh bagian tumbuhan bunga matahari yang dikeringkan dapat digunakan untuk mengobati beberapa penyakit sebagai berikut.

  1. Mengobati Disentri.

    Cuci bersih 30gr biji bunga matahari lalu rebus dengan 1 gelas air panas. Tambahkan 30gr tumbuhan patikan kebo dan gula batu secukupnya, lalu tim selama 1 jam. Minum air rebusan biji saat hangat sekaligus 1 gelas sehari.

  2. Mengobati Kencing Batu.

    Cuci bersih 25gr bunga matahri, 25gr labu bligo (Bemacasa hispida Cogn.), 25 gr daun keji beling, dan 25gr rambut jagung. Rebus semua bahan dengan 2 gelas air sampai tersia 1 gelas. Minum airnya sekaligus saat masih hangat 1 gelas sehari.

  3. Mengobati Radang Payudara (mastitis).

    Potong kepala bunga matahari kering tanpa biji secukupnya, sangrai sampai hangus, lalu digiling sampai menjadi bubuk. Untuk menjaga keawetan, simpan dalam toples. Seduh 10-15gr bubuk bunga dengan 1 gelas air panas. tambahkan gula dan madu, masing-masing 1 sendok makan, lalu minum selagi hangat. Lakukan 3 kali sehari dengan dosis yang sama. Setelah pertama kali minum, di usahakan supaya berkeringat, misalnya tidur mengenakan selimut.

  4. Mengobati Rematik.

    Rebus kepala bunga matahari atau bagian tengah bunga matahari secukupnya bersama 15gr jahe sampai mendidih dan mengental. Tempelkan ramuan ke bagian yang sakit.

  5. Mengobati Sakit Kepala.

    Cuci 50gr bunga matahari, 20gr jahe, dan 1 butir telur ayam utuh. Rebus semua bahan dengan 4 gelas air sampai tersisa 2 gelas. Minum air rebusan 2 kali sehari masing-masing 1 gelas. Lakukan setelah makan dan secara teratur.

  6. Mengatasi Susah Buang Air Besar dan Kecil.

    Rebus 15gr akar segar bunga matahari dengan 2 gelas air sampai tersisa 1 gelas lalu saring. Minum sekaligus saat hangat 2 kali sehari, masing-masing 1 gelas sebelum makan. Ulangi sore hari dengan dosis dan cara yang sama.

Kontra indikasi : wanita hamil dilarang minum ramuan bunga matahari.

Salam Sehat

Artikel Terkait

online istana solo