Bunga pagoda

Bunga Pagoda - Berkhasiat Untuk Kesehatan

Gambar terkait

Bunga pagoda (Clerodendrum japonicum Sweet) merupakan tanaman hias yang biasa ditanam di pekarangan rumah. Atau sebagai peneduh di tepi jalan dan pagar rumah. Diberi nama bunga pagoda karena bunganya yang berumpun membentuk seperti pagoda atau piramid. Selain sebagai kembang taman, bunga pagoda juga berkhasiat sebagai tanaman obat tradisional. Bagian tanaman yang bermanfaat dan sering dijadikan obat adalah akar, daun dan bunganya.

Kandungan Kimia dan Efek Farmakologis

Bagian akar bunga pagoda memiliki rasa pahit dan dingin, sedangkan bagian daun memiliki rasa manis,asam, agak kelat, serta bersifat netral. Sementara itu, bagian bunganya memiliki rasa manis dan bersifat hangat. Bahan kimia yang terkandung dalam tubuh bunga pagoda belum banyak diketahui, tetapi beberapa efek farmakologis yang sudah diketahui adalah antiradang, peluruh kencing, menghilangkan bengkak, dan mengisap nanah.

Bagian yang Digunakan dan Pemanfaatannya

Bagian bunga, batang, daun dan akar yang dikeringkan dapat dimanfaatkan untuk mengobati beberapa penyakit berikut :

  1. Mengobati Koreng Berdarah.

    Cuci bersih daun segar bunga pagoda secukupnya lalu giling sampai halis. Campurkan dengan madu secukupnya, lalu aduk sampai rata sehingga membentuk salep. Oleskan salep daun segar bunga pagoda ini pada tempat yang berkoreng.

  2. Mengobati Luka Terpukul.

    Cuci bersih 30-90gr akar kering bunga pagoda lalu rebus dengan 4 gelas air sampai tersisa 2 gelas. Setelah dingin, saring air rebusan, lalu minum 2 kali sehari masing-masing 1 gelas.

  3. Mengatasi Susah Tidur (insomnia).

    Rebus 30-90gr akar kering bunga pagoda dan 15gr jahe dengan 2 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin, saring air rebusannya, lalu minum 2 kali sehari masing-masing setengah gelas.

  4. Mengobati Sakit Pinggang dan Rematik Terasa Ngilu.

    Cuci bersih 30-60gr akar kering bunga pagoda dan 10gr jahe merah. Rebus bersama gula merah secukupnya, dengan 2 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin, saring air rebusan, lalu minum 1 gelas sehari.

  5. Mengobati TBC Paru yang Disertai Batuk dan Batuk Darah.

    Rebus 30-90gr akar kering bungan pagoda dengan 2 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin, saring air rebusannya, lalu minum 2 kali sehari, masing-masing setengah gelas.

  6. Mengobati Wasir Berdarah.

    Rebus 60gr bunga atau 60gr akar kering dengan 200gr usus sapi dengan 4 gelas air sampai tersisa 2 gelas. Minum air rebusan 2 kali sehari, masing-masing 1 gelas. Makan usus sapi sekaligus habis.

Nah itulah khasiat bungan pagoda, selain bermanfaat sebagai tanaman hias, bunga pagoda juga memiliki khasiat sebagai tanaman obat. Jadi, kalau di pekarangan rumah Anda terdapat kembang pagoda, jangan ditebang. Semoga artikel kesehatan di atas bermanfaat ya.

Salam Sehat

baca Selengkapnya