Gangguan Pendengaran Pada Usia Lansia

Hasil gambar untuk pendengaran pada lansia

Presbycusis atau Presbycusis adalah gejala kurangnya daya dengar seiring dengan bertambahnya usia, merupakan hal yang umum terjadi. Gejala ini bersifat semakin tua semakin berat (gradual). Sehingga banyak orang yang tidak menyadarinya. Di Indonesia, belum ada data pasti tentang berapa persen lansia (usia lebih dari 60 tahun) menderita presbycusis. Namun dari penelitian di AS, terdapat sekitar 33% presbycusis pada usia lebih dari 60-70 tahun, dan 45% pada usia lebih dari 70 tahun (Feeney, 2008).

Banyak orang lanjut usia mengalami gangguan pendengaran. Jika tidak ditangani, bisa saja mereka kehilangan kemampuan mendengar atau semakin buruk kondisi pendengarannya. Sangatlah penting bagi mereka yang berusia lanjut untuk memeriksakan diri ke dokter jika mengalami gangguan pendengaran. Orang di sekitar pasien juga harus memperhatikan gejala kehilangan pendengaran, mendorong mereka memeriksakan diri, dan mendukung proses pengobatan terutama yang membutuhkan tindakan medis khusus.

Mengetahui beberapa gejala dan penanganan umum dapat menjadi cara terbaik untuk para orang tua mengobati dan mencegah gangguan pendengaran yang berujung pada kehilangan kemampuan dengar. Kemampuan mendengar sangatlah penting bagi kehidupan sosial seseorang. Orang-orang yang mengalami gangguan pendengaran kemungkinan juga akan merasa kesepian, malu dan frustasi. Tentunya berkonsultasi dengan dokter untuk menangani gangguan pendengaran dapat menjadi solusi terbaik.

Gejala Penderita Presbycusis

  • Berkurangnya pendengaran secara perlahan dan progresif perlahan pada kedua telinga dan tidak disadari oleh penderita
  • Suara-suara terdengar seperti bergumam, sehingga mereka sulit untuk mengerti pembicaraan
  • Sulit mendengar pembicaraan di sekitarnya, terutama jika berada di tempat dengan latar belakang suara yang ramai
  • Suara berfrekuensi rendah, seperti suara laki-laki, lebih mudah didengar daripada suara berfrekuensi tinggi
  • Bilaintensitas suara ditingikan akan timbul rasa nyeri di telinga
  • Telinga terdengar berdenging (tinitus)

Penyebab Presbycusis

Belum diketahui secara pasti, apa sebenarnya penyebab terjadinya gangguan pendengaran ini, namun diduga terjadinya perubahan fisiologis yang terjadi di dalam telinga karena proses menjadi tua, degradasi persarafan di telinga yang berhubungan dengan otak, atau berkurangnya supply darah ke telinga. Proses ini sebenarnya terjadi sepanjang waktu, namun semakin memberat karena adanya paparan dengan suara keras, infeksi telinga kronis, "perlukaan" (injury) pada organ telinga, atau bahkan genetik.

Suara keras tersebut bisa terjadi di dalam ruangan : seperti kalau bekerja di tempat bising, misalnya di bagian proses produksi; atau di luar ruangan : karena bertempat tinggal di dekat bandara, stasiun, terminal atau klub hiburan/disko bahkan berada pada saat terjadi bom/letusan dll. Paparan suara keras/bising bisa terjadi kronis atau eksplosif.

Diagnosa Presbycusis

Jika dokter menemukan masalah gangguan pendengaran, biasa orang tua akan dirujuk untuk memeriksakan diri ke otolaringologis atau spesialis THT. Setelah menjalani serangkaian tes, pasien biasanya disarankan untuk menjalani terapi bersama audiologis terlatih untuk mengukur kemampuan dengar mereka. Audiologis akan mengetes kemampuan dengar dan memilih alat bantu dengar yang tepat.

Kehilangan kemampuan dengar biasanya disebabkan oleh faktor usia dan penuaan sehingga sebagian besar orang tua mengalaminya. Ada faktor lain yang juga mempengaruhi, misalnya produksi kotoran telinga yang mengeras, paparan terhadap suara keras dalam jangka waktu lama, bakeri dan virus yang menyebabkan infeksi, kondisi jantung, cedera di kepala, tumor, tindakan medis, dan juga faktor keturunan.

Terapi Untuk Penderita Presbycusis

Terdapat beberapa pilihan terapi untuk penderita presbycusis, diantaranya:

  • Kurangi paparan terhadap bising
  • Gunakan pelindung telinga (ear plugsatau ear muffs) untuk mencegah kerusakan lebih lanjut
  • Gunakan alat bantu dengar
  • Lakukan latihan untuk meningkatkan keterampilan membaca gerak bibir dan latihan mendengar
  • Berbicaralah kepada penderita presbycusisdengan nada rendah dan jelas

Dengan memahami kondisi yang dialami oleh para lansia dan memberikan terapi yang tepat bagi mereka, diharapkan kita dapat membatu mengatasi masalah sosial yang mungkin mereka alami akibat adanya keterbatasan fungsi pendengaran mereka. Semoga artikel di atas bermanfaat.

Salam Sehat

 

Pusat Grosir Herbal Yaa di  ISTANA HERBAL

Kini orderan bisa dikirim melalui GoSend

Atau Kunjungi toko kami "Istana Herbal" di : 

  • Istana Herbal Solo

    Jl. Ahmad Yani Ruko Pabelan No. 1 Pojok Bangjo Ums / Telp : 081393930088

  • Istana Herbal Yogyakarta

    Jl. Kaliurang Km 4.5 Timur MM UGM / Telp : 087838231155

  • Istana Herbal Malang

    Lampu merah Dinoyo Jl. MT Haryono No.87  Malang / Telp: 087753373281

  • Istana Herbal Jakarta

    Jl Raya Pasar Minggu KM 18 No 2, Samping Adhi Karya, Depan Halte Samali, Setelah Nifarro apartemen. / Telp : 081908427320

 

Pelayanan Kami :
Kami akan selalu siap melayani Anda
Email : istana.herbal.it@gmailcom
Order respon cepat whatsApp : 081393930088
Telp : (0271) 7451424

Artikel Terkait

online istana solo