Olahraga Yang Baik Untuk Penderita Hipertensi

Image result for penderita hipertensi

Risiko terjadinya hipertensi pada seseorang di negara berkembang sangat mengejutkan: 90% dan terus meningkat dengan adanya faktor-faktor seperti obesitas, diabetes, dan hiperlipidemia. Seringkali muncul pertanyaan, apakah penderita hipertensi masih boleh beraktivitas/olahraga atau olahraga apakah yang terbaik untuk penderita hipertensi?

Selain mengonsumsi makanan sehat, berolahraga juga sangat penting untuk penderita hipertensi. Berolahraga dapat menurunkan tekanan sistolik maupun diastolik pada penderita di usia tengah baya dan juga mereka yang mempunyai tekanan darah tinggi ringan.

Aktivitas fisik dapat mengurangi tekanan darah tinggi, khususnya apabila Anda selama ini menjalani kehidupan yang kurang aktif. Aktivitas fisik membantu Anda mengatur berat badan Anda, namun aktivitas juga akan menurunkan tekanan darah Anda meskipun berat badan Anda tidak berkurang.

Bagi penderita hipertensi yang ingin menjaga tekanan darah dengan aktivitas perlu mengetahui aktivitas/olahraga yang baik untuk menjaga tekanan darah. Sebelum saya membahas olahraga apa yang terbaik untuk penderita hipertensi, mari kita cari tahu apa manfaat olahraga bagi penderita hipertensi selain dapat menurunkan tekanan darah.

MANFAAT BEROLAHRAGA BAGI PENDERITA HIPERTENSI

Olahraga bagi penderita hipertensi bermanfaat untuk membantu menurunkan tekanan darah yang disebabkan oleh saat kita beraktivitas, jantung akan lebih efektif dalam memompa darah, hal ini yang akan menurunkan tekanan pada arteri dan hasilnya tekanan darah akan turun. Selain menurunkan tekanan darah, berolahraga juga memiliki manfaat lain bagi penderita hipertensi, diantaranya :

  • Melakukan olahraga ringan setidaknya 2 jam per minggu dapat membantu menurunkan tekanan darah. Salah satu cara melakukan ini adalah dengan melakukan aktivitas fisik 30 menit sehari, setidaknya 5 hari per minggu.
  • Berolahraga dapat membantu Anda menurunkan berat badan dan telah terbukti mengurangi risiko penyakit jantung.
  • Berolahraga secara rutin juga menurunkan risiko Anda terkena diabetes. Ini penting karena diabetes meningkatkan risiko Anda terkena komplikasi dari tekanan darah tinggi.
  • Bagi orang yang tidak berolahraga memiliki kemungkinan lebih besar mengalami tekanan darah tinggi dibandingkan dengan orang yang berolahraga.

Beberapa hal penting seputar jenis olahraga bagi penderita tekanan darah tinggi adalah sebagai berikut:

  • Jenis olahraga yang efektif menurunkan tekanan darah adalah olahraga aerobik dengan intensitas sedang (sekitar 70-100 denyut jantung per menit).
  • Frekuensi latihannya 3-5 kali seminggu, dengan lama latihan 20-60 menit sekali latihan.
  • Olahraga seperti jalan kaki atau berlari, yang dilakukan selama 16 minggu akan mengurangi kadar hormon norepinefrin (noradrenalin) dalam tubuh, yakni zat yang dikeluarkan sistem saraf yang dapat menaikkan tekanan darah.

OLAHRAGA YANG BAIK UNTUK PENDERITA HIPERTENSI

Bagi penderita hipertensi yang ingin menjaga tekanan darah dengan aktivitas perlu mengetahui aktivitas/olahraga yang baik untuk menjaga tekanan darah. Menurut healthmeup, ada lima latihan terbaik untuk orang dengan tekanan darah tinggi/ hipertensi.

  1. Aerobik. Image result for aerobik

    Latihan aerobik memiliki pengaruh besar pada tingkat tekanan darah Anda. Latihan aerobik meliputi jalan kaki, berlari dan hiking, bersepeda dan berenang. Untuk dapat menjaga tekanan darah Anda harus melakukan latihan minimal 30 menit dalam satu hari, selama satu minggu.

  2. Yoga dan Meditasi.

    Salah satu pemicu tekanan darah tinggi adalah manajemen stres yang buruk. Saat stres tekanan darah Anda cenderung akan meningkat, maka untuk menurunkan tekanan darah Anda bisa meredakan stres dengan melakukan Yoga.

  3. Olahraga Pernapasan.

    Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Hypertension, seseorang dapat mengatur tingkat tekanan darah dengan "memanfaatkan" regulator tekanan alami tubuh.
    Teknik pernapasan adalah cara termudah dan paling efektif untuk mengurangi tingkat tekanan darah. Teknik pernapasan yang teratur dapat membantu Anda mempertahankan tekanan darah yang normal

  4. Latihan Beban.

    Latihan berat/olahraga berat dapat menyebabkan tekanan darah meningkat secara tiba-tiba,namun masih memberikan manfaat jangka panjang dalam menjaga tekanan darah. JIka Anda ingin melakukan latihan beban maka pastikan berkonsultasi dengan dokter Anda terlebih dahulu.

HAL-HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN PENDERITA HIPERTENSI SEBELUM BEROLAHRAGA

Bagi penderita hipertensi, faktor tekanan darah memegang peranan penting di dalam menentukan boleh tidaknya berolahraga, takaran dan jenis olahraga. Berikut adalah hal-hal  yang perlu diperhatikan sebelum memutuskan untuk berolahraga:

  • Penderita hipertensi dikontrol tanpa atau dengan obat terlebih dahulu, sehingga darah sistolik tidak melebihi 160 mmHg dan tekanan diastolik tidak melebihi 100 mmHg.
  • Sebelum berolahraga, perlu mendapatkan informasi mengenai penyebab hipertensinya.
  • Sebelum latihan, penderita sebaiknya melakukan uji latih jantung terlebih dahulu agar dapat nilai reaksi tekanan darah dan perubahan aktivitas listrik jantung (EKG), serta menilai tingkat kapasitas fisik. Berdasarkan hasil uji latih jantung, dosis latihan dapat diberikan secara akurat.
  • Pada saat Uji Latih Jantung sebaiknya obat yang sedang diminum tetap diteruskan, sehingga dapat diketahui efektivitas obat terhadap kenaikan beban.
  • Latihan yang dilakukan untuk meningkatkan daya tahan (endurance) dan tidak boleh menambah peningkatan tekanan (pressure). Olahraga yang tepat adalah jalan kaki, bersepeda, senam dan berenang atau olahraga aerobik.
  • Olahraga yang bersifat kompetisi tidak diperbolehkan, karena akan memacu emosi sehingga mempercepat peningkatan tekanan darah. Begitu juga dengan olahraga peningkatan kekuatan seperti angkat berat.
  • Tekanan darah secara teratur diperiksa sebelum dan sesudah latihan. Olahraga pada penderita hipertensi tidak hanya ditentukan oleh denyut jantung, tetapi juga berdasarkan reaksi tekanan darahnya.
  • Bila dalam hasil latihan menunjukkan penurunan tekanan darah, maka dosis obat yang diberikan sebaiknya dikurangi (penyesuaian).

Kondisi penderita hipertensi secara medis berbeda dengan orang sehat. Untuk itu, perlu olahraga yang juga dilakukan secara khusus. Latihannya harus bertahap dan tidak boleh memaksakan diri. Gerakan dengan intensitas ringan dapat dilakukan perlahan sesuai kemampuan. Dan selain olahraga, makanan pun juga harus dijaga, jadi tetap imbang dan tekanan darah bisa tetap stabil.

Salam Sehat

 

Kunjungi toko kami "Istana Herbal" di : 

  • Istana Herbal Solo

    Jl. Ahmad Yani Ruko Pabelan No. 1 Pojok Bangjo Ums / Telp : 081393930088

  • Istana Herbal Yogyakarta

    Jl. Kaliurang Km 4.5 Timur MM UGM / Telp : 087838231155

  • Istana Herbal Malang

    Lampu merah Dinoyo Jl. MT Haryono No.87  Malang / Telp: 087753373281

  • Istana Herbal Jakarta

    Jl Raya Pasar Minggu KM 18 No 2, Samping Adhi Karya, Depan Halte Samali, Setelah Nifarro apartemen. / Telp : 081908427320

 

Pelayana Kami :
Kami akan selalu siap melayani Anda
Email : istana.herbal.it@gmailcom
Order respon cepat whatsApp : 081393930088
Telp : (0271) 7451424
online istana solo