Infeksi Telinga, Kenali Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

Telinga adalah bagian tubuh yang sangat sensitif. Organ sensorik yang satu ini harus dijaga dengan baik agar terhindar darisejumlah masalah medis atau penyakit yang dapat menghampiri telinga dan menganggu fungsi pendengaran. Salah satunya adalah infeksi telinga.

 Secara garis besar, infeksi telinga terbagi menjadi infeksi telinga luar (otitis eksterna) dan infeksi telinga bagian tengah (otitis media).

Infeksi telinga luar biasa terjadi pada perenang. Kuman akan mudah berkembang biak pada telinga luar yang terkena air yang telah terkontaminasi. Infeksi ini biasa terjadi karena telinga terlalu lembab, reaksi sensitivitas alergi, lecet atau goresan di liang telinga.

Sedang infeksi telinga tengah biasanya disebabkan oleh virus atau bakteri yang terjebak di telinga bagian tengah. Bagian ini berada di belakang gendang telinga, tempat tulang-tulang getar dan ruang penghubung telinga dan tenggorokan. Pada kesempatan kali ini, kami akan lebih fokus untuk membahas lebih rinci tentang infeksi telinga tengah.

Otitis media merupakan infeksi telinga yang paling umum dialami oleh masyarakat. Infeksi jenis ini lebih banyak dialami oleh anak-anak daripada orang dewasa. Berikut ini cirri anak yang terkena infeksi telinga:

  1. Sering menarik, menggenggam, menggosok atau menggaruk telinga
  2. Demam
  3. Tidak mau makan
  4. Rewel . Menjadi lebih mudah marah dan menangis lebih dari biasanya.
  5. Kesulitan mendengar atau merespon suara
  6. Keluar cairan dari telinga
  7. Sakit kepala

Infeksi telinga pada anak biasanya akan sembuh dengan sendirinya. Sehingga langkah yang dilakukan biasanya hanya untuk mengurangi rasa sakit akibat infeksi dan memantau infeksi yang terjadi. Sedangkan gejala yang muncul pada anak yang lebih besar atau orang dewasa adalah rasa sakit pada telinga atau kehilangan sebagian pendengaran.  Bahkan ada yang keluar cairan, nanah, atau berdarah dari telinga.

 Infeksi tersebut sering kali terjadi akibat penyakit lain seperti pilek, flu, atau alergi, merokok atau menghirup zat iritan, serta produksi air liur yang berlebih.  Sehingga menyebabkan pembengkakan pada saluran hidung, tenggorokan, dan saluran eustachius. Saluran eustachius adalah tabung yang berfungsi menyalurkan udara ke dalam telinga bagian tengah. Ukuran saluran eustachius padaanak-anak lebih sempit daripada orang dewasa sehingga anak-anak lebih mudah terserang infeksi ini daripada orang dewasa.

Pencegahan dan Pengobatan

Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah infeksi pada telinga tengah adalah:

  • Jauhkan penderita dari lingkungan asap rokok. Bila penderita seorang perokok, lebih baik berhenti merokok mulai dari sekarang.
  • Utamakan pemberian ASI. Bukan susu formula agar bayi terhindar dari infeksi tersebut.
  • Jangan memberi makan anak saat berbaring. Makanan tersebut dapat masuk ke saluran yang terhubung ke telinga dan menyebabkan infeksi pada telinga.
  • Jangan letakkan benda asing di telinga
  • Obati pilek, alergi atau sinusitis

Jenis pengobatan terbaik bergantung pada banyak factor, termasuk usia dan tingkat keparahan gejalanya. Sebaiknya konsultasikan ke dokter untuk mengetahui penanganan yang tepat untuk mengobati penyakit ini.

 

 

Karyawan baru Istana