Jenis Minyak Zaitun

Tanaman zaitun banyak ditemukan di kawasan Mediterania seperti Timur Tengah, Italia, Spanyol, Yunani, dan Negara lain di sekitarnya. Khasiat minyak zaitun sendiri sudah dikenal sejak zaman dahulu. Minyak zaitun banyak digunakan dalam bidang kesehatan karena kandungan asam lemak tak jenuh dengan ikatan rangkap tunggal yang didalamnya terdapat omega 9 dan omega 6 dengan kadar 65-85 persen.

Minyak zaitun memiliki beberapa jenis yaitu:

  1. Ektra Virgin Olive Oil

Minyak jenis ini dihasilkan dari proses ekstrak pertama melalui proses cold press. Artinya, buah zaitun tidak mengalami pemanasan seperti dicelup ke dalam air panas dan tanpa bahan kimia. Harga minyak ini lebih mahal karena berasal dari buah zaitun dengan kualitas nomor satu. Warna minyak ini biasanya kehijauan, memiliki aroma dan citarasa yang khas, dengan kadar keasaman 0.8 persen. Minyak ini tidak baik untuk menumis atau menggoreng karena titik didihnya rendah. Minyak zaitun dengan jenis ini sebaiknya dikonsumsi dengan cara diminum langsung atau sebagai bahan campuran salad atau sayuran yang direbus.

  1. Virgin Olive Oil

Minyak jenis ini merupakan hasil pemerasan cold press yang kedua. Sifatnya lebih asam dari ekstra virgin olive oil. Minyak jenis ini biasa digunakan untuk salad dressing.

  1. Pure Olive Oil

Minyak ini merupakan hasil penyulingan dicampur dengan virgin olive oil untuk menambah dan memperkuat rasa. Minyak jenis ini berwarna kuning keemasan dan digunakan untuk memasak atau menumis.

  1. Pomace

Residu minyak zaitu yang tersisa dari proses perasan kedua diproses kembali secara kimiawi dan ditambahkan minyak virgin untuk memperkuat rasanya. Biasa dijadikan bahan baku kosmetik, sabun, shampoo, dan yang lainnya.

Karyawan baru Istana