Makanan yang Berbahaya Bagi Tubuh

Saat ini kita hidup dalam dunia yang segala sesuatunya serba instant, termasuk untuk makana. Makanan cepat saji merupakan salah satu jenis makanan instant yang tidak menyehatkan bagi tubuh. Diantara dampak buruk mengonsumsi makanan cepat saji terutama dalam jumlah berlebih adalah abesitas, diabetes, dan penyakit jantung. Jenis penyakit tersebut sangat berbahaya dan mengancam kesehatan maupun nyawa anda. Selain makanan cepat saji, masih ada banyak lagi makanan yang tidak baik untuk adna konsumsi. Berikut 10 jenis makanan yang anda temui sehari –hari yang ternyata berbahaya bagi kesehatan dan tubuh anda:

Permen dan Manisan

    Telah kita ketahui bersama bahwa permen meiliki kadar gula yang sangat tinggi sehingga tidak baik untuk kesehatan gigi, menyebabkan obesitas, serta penyakit kencing manis atau diabetes. Permen atau manisan boleh dikonsumsi asal tidak secara berlebihan. Sebaiknya anda membatasi mengonsumsi permen tidak lebih dari 3 buah permen sehari untuk meminimalkan risiko yang ditimbulkan oleh permen baik untuk anak-anak maupun dewasa.

    Hasil gambar untuk sayur kaleng

    Sayur Kalengan

      Sayur merupakan salah satu makanan yang sangat menyehatkan dan disarankan dikonsumsi setiap hari untuk menjaga daya tahan tubuh dan memenuhi nutrisi yang diperlukan tubuh. namun tidak demikian dengan sayur kalengan atau sayur yang telah diolah dan diawetkan dalam kaleng. Hal ini disebabkan oleh senyawa bisphenol yang merupakan bahan pembuatan berbagai macam plastik juga ditemukan pada sebagian besar produk makanan yang dikalengkan. Senyawa ini memang sanggup melindungi kaleng sari korosi dan bakteri. Namun juga membawa efek negatif mengganggu perkembangan syaraf janin, gangguan endokrin, penyakit jantung, serta kanker. Makanan kaleng juga menimbulkan risiko natrium tinggi, terutama pada diet rendah garam.

      Minuman Bersoda

        Baik minuman bersoda maupun diet coke, sama –sama membahayakan kesehatan bila dikonsumsi secara berlebihan. Diet coke dinaggap sebagai minuman alternatif untuk mereka yang sedang melakukan program diet. Akan tetapi sebuah studi di Havard University yang dilakukan selama bertahun –tahun menunjukkan bahwa seorang wanita yang meminum diet coke mengalami penurunan fungsi ginjal dua kali lebih besar. Selain itu, ada peningkatan pula pada sindrom metabolik sebesar 34 persen, peningkatan lemak perut serta kolesterol yang mampu meningkatkan risisko gagal jantung. Minuman bersoda juga cenderung mengikis enamel gigi  dan membuatnya cepat rusak.

        Hasil gambar untuk popcorn

        PopCorn

          Popcorn yang identik dengan teman makan saat melihat film di bioskop ini memang merupakan camilan favorit bagi penggemarnya. Namun tahukan anda bahwa popcorn juga dapat menjadi makanan berbahaya bagi tubuh? laporan BPOM beberapa waktu lalu menyebutkan adanya perasa mentega palsu dalam popcorn. Selain itu, bahan popcorn yang digunakan di microwave juga memiliki lapisan bahan yang akan rusak ketika dipanaskan dan berbahaya bagi kesehatan bila sampai termakan. Hal ini akan meningkatkan risiko terserang penyakit jantung dan paru –paru. Untuk mengantisipasi hal tersebut, sebaiknya konsumen memilih membuat dan memanaskan popcorn dengan kompor serta membumbuinya dengan minyak zaitun agar lebih aman bagi kesehatan.

          Makanan Cepat Saji

            Anjuran untuk mengurangi konsumsi makanan cepat saji telah diberitakan dimana – mana. Masyarakat juga sudah tahu bahaya yang ditimbulkan akibat terlalu sering mengonsumsi makanan cepat saji. Akan tetapi, masih banyak orang yang tetap menjadikan makanan ini sebagi makanan sehari – hari. efek yang ditimbulkan dari makanan cepat saji ialah obesitas atau kegemukan yang biasanya disusul denga penyakit jantung dan diabetes tipe 2. Selain itu, dinding lambung juga akan mengalami luka dan merusak saluran pencernaan.

            Gorengan

            Gorengan merupakan makanan favorit bagi banyak orang. Semua masakan yang digoreng ternyata membawa dampak buruk bila dikonsumsi terlalu banyak seperti penyakit jantung, obesitas, diabetes, gastroenteritis, memperlambat metabolism, dan masih banyak lagi. Apalagi bila makanan tersebut digoreng dengan minyak sisa (jlantah) yang sudah berwarna kehitaman dan sudah digunakan untuk menggoreng beberapa kali. Sebaiknya anda membatasi membeli dan mengonsumsi makanan yang digoreng. Untuk lebih aman, anda dapat menggoreng sendiri gorengan seperti bakwan,tempe,kerupuk, atau tahu. Gunakan minyak yang baru dalam kemasan setiap kali menggoreng, jangan gunakan minyhak goring curah. Bila anda ingin menggunakan minyak sisa penggorengan, pastikan memakai minyak tersebut tidak lebih dari 2 atau tiga kali proses pengggorengan. Tiriskan gorengan dan tunggu hingga agak dingin untuk mengurangi jumlah minyak pada gorengan.

             

            Artikel Terkait

            Karyawan baru Istana