Sehat atau Bahaya Yaa Makan Telur Mentah?

Telur merupakan salah satu jenis bahan konsumsi populer yang memiliki rasa enak dan lezat. Telur digunakan dalam berbagai macam olahan makanan seperti omelet, kue, maupun makanan lainnya. Selain itu, dibeberapa kalangan masyarakat seperti di Indonesia, telur juga biasa dikonsumsi mentah sebagai bahan campuran jamu. Mengkonsumsi telur mentah dipercaya dapat menambah kekuatan serta vitalitas terutama bagi kaum pria. Namun pernahkah Anda berfikir bahwa dibalik itu semua terdapat berbagai macam bahaya telur mentah pada saat dikonsumsi.

Telur mentah bisa Anda temukan antara lain dalam minuman, krim pada kue, mayonaise, dan saus untuk salad. Meskipun sudah banyak orang yang minum atau makan telur mentah, bukan berarti Anda bisa sembarangan mengonsumsinya. Pasalnya, telur mentah juga bisa menimbulkan bahaya bagi kesehatan Anda.

Zat-Zat Berbahaya Dalam Telur Mentah

Ada baiknya jika kita tahu zat-zat berbahaya apa saja yang terkandungan dalam telur mentah.

  • Zat Avidin, fungsinya adalah untuk melindungi embrio telur dari bakteri perusak yang berasal dari luar, yaitu dengan cara membunuh bakteri-bakteri tersebut.
  • Ovomucoid, yaitu sejenis protein yang bertindak sebagai antitripsin.
  • Melamin, ini merupakan zat yang biasanya digunakan dalam produksi plastik, cat, maupun berbagai jenis pupuk.
  • Bakteri Salmonella, yaitu bakteri yang menjadi penyebab terjadinyakeracunan makanan pada tubuh.

Resiko Makan Telur Mentah

Ini adalah resiko utama jika Anda mengonsumsi telur mentah.

Protein Dalam Telur Tidak Diserap Dengan Maksimal

Banyak orang percaya bahwa telur mentah bisa meningkatkan kadar protein Anda lebih cepat daripada telur matang. Pada kenyataannya, makan telur mentah ternyata bukan jawaban yang tepat bagi Anda yang ingin menambah asupan protein.

Sebuah penelitian dalam International Journal of Food Sciences and Nutrition tahun 2004 menguak bahwa manusia justru menyerap protein lebih banyak dari telur yang sudah matang. Dalam keadaan mentah, protein yang bisa diserap dalam tubuh hanya sebesar 50%. Sementara kalau telur sudah matang, protein yang diserap tubuh bisa mencapai 90%.

Penemuan yang serupa juga dibuktikan oleh American Institute of Nutrition dalam The Journal of Nutrition. Jadi, meskipun telur adalah sumber protein yang kaya, memasaknya sampai matang adalah cara terbaik untuk mendapatkan protein yang maksimal.

Putih Telur Mentah Mengganggu Penyerapan Biotin

Biotin juga dikenal sebagai vitamin B7 yang larut dalam air. Vitamin ini diperlukan oleh tubuh dalam proses metabolisme dan pencernaan gula dalam darah. Bagi ibu hamil, vitamin ini penting untuk pertumbuhan janin. Biotin paling banyak ditemukan dalam kuning telur.

Sayangnya, putih telur mentah bisa mengganggu penyerapan biotin dalam tubuh. Putih telur mengandung protein bernama avidin yang akan memerangkap biotin. Akibatnya, tubuh Anda tak bisa mencerna dan mengurai vitamin ini dengan baik. Avidin hanya akan hancur ketika dipanaskan, yaitu ketika telur dimasak. Jadi kalau Anda makan telur mentah, Anda tak akan mendapat asupan biotin.

Telur Mentah Membuat Anda Beresiko Tertular Infeksi Bakteri Salmonella

Risiko terbesar makan telur mentah adalah terinfeksi bakteri salmonella. Bakteri yang tinggal dalam berbagai produk hewani seperti susu, telur, dan daging ini bisa menyerang tubuh manusia dan menyebabkan infeksi. Berikut adalah informasi lengkap soal bakteri salmonella dalam telur mentah.

Bakteri ini menempel pada cangkang telur serta hidup di dalam telur mentah. Makan telur mentah adalah salah satu penyebab terbanyak infeksi bakteri salmonella. Akan tetapi, salmonella tidak tahan panas sehingga kalau dimasak sampai matang, bakteri ini akan mati. Jika terinfeksi, Anda akan menunjukkan gejala-gejalanya dalam waktu 6 sampai 72 jam setelah makan telur mentah. Gejalanya antara lain kram perut, mual, diare, dehidrasi, demam, dan sakit kepala. Kondisi ini bisa berlangsung mulai dari 4 hingga 7 hari.

Biasanya infeksi bakteri ini bisa diobati dengan cara meredakan gejalanya di rumah. Dalam beberapa kasus, orang yang kehilangan cairan karena diare hebat harus dirawat di rumah sakit. Kasus infeksi bakteri salmonella memang sudah tak begitu umum seperti pada tahun 1990-an. Ini karena sekarang teknik pasteurisasi sudah banyak diterapkan untuk berbagai produk hewani. Maka, kalau Anda memang harus minum atau makan telur mentah, pastikan untuk memilih telur yang sudah dipasteurisasi.

Selain itu, ada kelompok tertentu yang lebih rentan terinfeksi salmonella. Kelompok tersebut adalah anak-anak, orang lanjut usia, orang dengan gangguan sistem kekebalan tubuh, dan ibu hamil. Jika Anda atau anggota keluarga Anda termasuk dalam kelompok tersebut, sebaiknya hindari konsumsi telur mentah.

Resiko Lainnya Dari Konsumsi Telur Mentah

  • Berpotensi Mengalami Keracunan Makanan.
  • Alergi
  • Kekurangan Biotin
  • Menyebabkan Dermatitis (eksim)
  • Gangguan saluran pernapasan
  • Gangguan Ginjal
  • Kekurangan Nutrisi

Dari uraian di atas kita bisa tahu tentang bahaya telur mentah bagi kesehatan. Maka dari itu, sebaiknya kita selalu waspada. Semoga Artikel tersebut bermanfaat.

Salam Sehat

 

Pusat Grosir Herbal Yaa di  ISTANA HERBAL

Kini orderan bisa dikirim melalui GoSend

Atau Kunjungi toko kami "Istana Herbal" di : 

  • Istana Herbal Solo

    Jl. Ahmad Yani Ruko Pabelan No. 1 Pojok Bangjo Ums / Telp : 081393930088

  • Istana Herbal Yogyakarta

    Jl. Kaliurang Km 4.5 Timur MM UGM / Telp : 087838231155

  • Istana Herbal Malang

    Lampu merah Dinoyo Jl. MT Haryono No.87  Malang / Telp: 087753373281

  • Istana Herbal Jakarta

    Jl Raya Pasar Minggu KM 18 No 2, Samping Adhi Karya, Depan Halte Samali, Setelah Nifarro apartemen. / Telp : 081908427320

 

Pelayanan Kami :
Kami akan selalu siap melayani Anda
Email : istana.herbal.it@gmailcom
Order respon cepat whatsApp : 081393930088
Telp : (0271) 7451424

Artikel Terkait

online istana solo

Leave a comment