Mengenal Tumor dan Kanker

Mengenal Tumor dan Kanker

Tumor dan kanker adalah suatu keadan dimana sel-sel tubuh berkembang secara cepat melebihi batas normal perkembangan sel. Perkembangan sel ini bisa terjadi secara jinak maupun secara ganas. Pertumbuhan sel secara cepat tapi masih bisa terkendali dinamakan tumor atau tumor jinak. Sedangkan pertumbuhan sel secara cepat, tidak terkendali, dan merusak jaringan lain dinamakan tumor ganas dan akan menjadi kanker. Oleh karena itu penting bagi kita untuk dapat membedakan tumor dan kanker agar tahu cara penanganannya.

Kanker dapat menyerang siapa saja tanpa mengenal status ekonomi orang tersebut. Namun ada orang yang memiliki risiko lkanker lebih tinggi yaitu orang orang yang berusia di atas 55 tahun, kelebihan berat badan, perokok, serta orang yang memiliki kecenderungan genetik terkena kanker. Kanker memiliki banyak jenis, berikut jenis yang dapat dideteksi oleh alat medis:

  1. Pap-smear untuk mendeteksi kanker leher rahim.
  2. Radiologik untuk mengetahui kanker paru dan tulang.
  3. Mamografi untuk kanker payudara.
  4. Ultrasonografi untuk mendiagnosis kista dan myoma di bagian dalam tubuh.
  5. Endoskopi ntuk peneropongan alat tubuh bagian dalam.
  6. Kolposkopi untuk peneropongan leher rahim.
  7. Laparoskopi untuk peneropongan rongga perut.
  8. Pemotretan lapisan tubuh dengn CT scan dan MRI.
  9. Biopsi (mengambil contoh jaringan sel kanker) untuk mengetahui ganas atau tidaknya sel tersebut.
  10. Pemeriksaan laboratorium untuk mengetahi tanda tumor, darah tepi, analisis urine, kerja fungsi hati, kerja fungsi ginjal, kimia darah lainnya.

Mengobati kanker bukanlah sesuatu yang mudah, tetapi bukan berarti tidak bisa diatasi. Gaya hidup sangat mempengaruhi kesembuhan pasien kanker. Karena penyakit yang sama dengan obat yang sama bisa berdampak lain apabila pola makannya berbeda. Beberapa hal yang perlu dilakukan sebagai perawatan dan pengobatan kanker adalah sebagai berikut:

  1. Sarankan agar penderta dapat beristirahat dengan cukup.
  2. Usahkan agar kamar yang digunakan memperoleh udara yang segar.
  3. Mandi dengan air rebusan tanaman obat yang hangat dan diberi garam.
  4. Jauhi makanan berlemak.
  5. Hindari minuman yang merangsang (alkohol, softdrink)
  6. Makan maknan bergizi seperti telur, ikan, dan susu.
  7. Perbanyak makan sayur bayam, ercis, wortel, dan kacang panjang
  8. Konsumsi buah – buahan setiap hari
  9. Lakukan medical check up secara berkal untuk mengetahui perkembangan penyakit.
  10. Hindari makanan berikut:
    • Sayuran tauge, sawi putih, dan cabai
    • Es atau minuman dingin, minuman ringan yang bersifat karsinogen, alkohol, atau buah buahan yang menghasilkan alkohol (durian, duku, nanas, anggur)
    • Daging dan ikan asin.
    • Makanan yang diawetkan
baca Selengkapnya