Kebiasaan Buruk Saat Puasa

Gambar terkait

Melewatkan waktu sahur

Orang sering melewatkan waktu sahur hanya karena alasan malas bangun pagi, masih mengantuk, atau malas menyiapkan sahur dan memilih kembali tidur. Padahal waktu sahur adalah waktu paling tepat untuk mengisi tubuh dengan makanan sebagai energi dan minum untuk menghindari dehidrasi saat puasa seharian.  Makanan kaya serat dan protein membantu tubuh tidak merasa lapar ketika sedang berpuasa.

 

Sahur dengan makanan awetan

Makanan awetan dalam kemasan memang memberi dampak positif dalam segi kepraktisan. Tidak perlu repot menyiapkan bumbu atau memasak dalam waktu lama. Sehingga banyak orang yang malas menyiapkan makanan saat sahur dan memilih makan makanan kemasan ketika sahur. Makanan tersebut antara lain kornet, sosis siap saji, mie instan, sarden, atau sayuran beku.

 

Terlalu banyak minum saat sahur

Sebagian besar orang lalu minum air putih sebanyak –banyaknya saat sahur supaya tidak kehausan selama berpuasa nanti. Cairan tubuh memang penting, tetapi berpuasa selama seharian tidak akan membuat anda dehidrasi. Kebanyakan minum saat sahur malah berakibat buruk bagi kesehatan. Kita akan banyak buang air kecil setelah sahur, sehingga tubuh jadi lebih cepat haus. Selain itu, air putih juga berfungsi dalam membantu mempercepat proses pencernaan sehingga tubuh malah lebih cepat lapar ketika sedang berpuasa.

 

Tidur setelah sahur

Rasa kantuk serta rasa kenyang berlebihan setelah makan sahur akan membuat kita lebih memilih tidur lagi setelah sahur dan terlambat sholat shubuh. Kembali tidur setelah sahur dapat mengurangi keberkahan puasa, menghilangkan semangat dan tidak baik untuk kesehatan terutama untuk kesehatan lambung. Lebih baik anda membaca Al Qur’an atau melakukan aktivitas ringan lainnya untuk menunggu waktu pagi.

 

 Membalas dendam saat berbuka

Banyak yang salah kaprah mengenai arti puasa. Puasa sebenarnya bukan hanya tidak makan dan minum saat terbit matahari sampai terbenam matahari. Namun juga pengendalian diri. Tidak hanya saat puasa tetapi juga untuk jam dan bulan lainnya. Saat mendengar adzan magrib dianggap sebagai waktu balas dendam setelah 14 jam berpuasa dengan makan sebanyak banyaknya. Lambung yang mengkerut saat berpuasa akan kaget harus menampung banyak makanan sekaligus dalam waktu beberapa menit saja. Padahal normalnya makanan itu adalah porsi makan untuk sehari. Sebaiknya anda berbuka puasa dengan beberapa butir buah kurma dan air putih. Setelah sholat magrib anda lanjutkan dengan makan camilan agar lambung tidak kaget. Usahakan agar tidak makan nasi atau makanan berat terlalu banyak terlebih dahulu supaya tidak kekenyangan saat menjalankan ibadah tarawih. Bila anda masih merasa lapar setelah sholat tarawih, anda boleh makan lagi. Berhentilah makan 2 jam sebelum tidur supaya pencernaan kita bekerja secara optimal.

 

Minum Manis Berlebih Saat Berbuka

Setelah seharian berpuasa, kita biasanya ingin berbuka dengan sesuatu yang segar dan manis. Minuman manis memang dianjurukan diminum saat berbuka puasa, namun dalam jumlah yang sewajarnya. Tahan keinginan untuk minum minuman yang manis sebanyak – banyaknya saat berbuka seperti es sirup, es buah, bubur manis, dan minuman sejenis lainnya untuk menghilangkan dahaga karena itu dapat membahayakan kesehatan anda.

 

Kurang Minum Air Putih

Anda juga disarankan untuk memperbanyak minum air putih secara berkala dalam sehari. Misalnya segelas sebelum sahur, setelah sahur, dan saat berbuka puasa. Lalu dua gelas setelah sholat magrib dan segelas sebelum sholat isya. Dua gelas setelah sholat tarawih. dengan begitu anda dapat mencukupi kebutuhan harian air putih. anda tidak disarankan memperbanyak minum banyak air putih setelah sahur karena itu akan membuat anda mudah dehidrasi pada siang hari saat menjalankan puasa dan merasa lebih cepat haus. Jika anda minum beberapa gelas sekaligus saat berbuka puasa, perut anda akan terasa kembung dan begah sehingga anda sulit fokus saat menjalankan ibadah sholat magrib, atau bahkan malas sholat isya dan tarawih.

 

Artikel Terkait

Karyawan baru Istana