Olahraga Vs Diet Mana Yang Efektif? Serta Contoh Olahraga Penurun Berat Badan

Hasil gambar untuk olahraga vs diet

Banyak kontroversi mengenai bagaimana cara upaya terbaik untuk mengendalikan berat badan dan obesitas. Baik berolahraga maupun mengatur pola makan (diet) dapat menurunkan berat badan, dan keduanya memiliki tantangan yang sama untuk dijalani, yaitu mengatur metabolisme makanan dan melawan keinginan untuk makan lebih banyak. Namun keduanya memiliki mekanisme dan dampak terhadap tubuh yang berbeda.

Bagaimana Olahraga Bisa Menurunkan Berat Badan?

Kelebihan berat badan didefinisikan sebagai penyimpanan lemak berlebih dalam tubuh dan tidak sesuai dengan proporsi tinggi badan, akibatnya tubuh terlihat gemuk atau yang dikenal dengan obesitas. Namun perlu diketahui bahwa berat badan dan bentuk tubuh juga ditentukan oleh proporsi lemak dan otot pada tubuh.

Dengan berolahraga, tubuh akan membakar lemak dan  menstimulasi pertumbuhan otot, sehingga tubuh akan memiliki proporsi otot yang lebih banyak. Namun angka pada timbangan berat badan Anda tidak akan jauh berbeda dari sebelumnya karena lemak memiliki massa yang lebih kecil daripada otot.

Hasilnya, dengan berolahraga akan terjadi penurunan massa lemak, namun diikuti dengan peningkatan massa otot. Efeknya tetap akan terlihat pada bentuk tubuh yang lebih kurus, karena otot memakan ruang yang lebih sedikit dibandingkan lemak.  

Bagaimana Diet Bisa Menurunkan Berat Badan?

Dengan diet, alias mengatur pola makan, yang paling utama adalah mengurangi asupan kalori harian.  Jika dilakukan dengan konsisten, tubuh akan menyesuaikan kebutuhan kalori dengan energi yang dihasilkan dari metabolisme. Hasilnya, dengan konsumsi kalori yang lebih sedikit, tubuh akan menyimpan cadangan makanan dalam jaringan lemak yang lebih sedikit, sehingga mempermudah penurunan berat badan.

Mengapa Kadang Olahraga Bisa Tetap Menggalkan Penurunan Berat Badan?

Berolahraga maupun diet sama-sama akan mempengaruhi metabolisme kalori dan mengurangi pembentukan jaringan lemak,  namun penurunan berat badan tetap membutuhkan waktu. Selain itu, terdapat mekanisme lainnya yang menyebabkan upaya berolahraga maupun diet tidak efektif.

Berolahraga untuk menurunkan berat badan adalah cara yang sangat memakan waktu dan efeknya dalam penurunan berat badan sangat mudah hilang. Hal ini dikarenakan dengan rutin berolahraga, tubuh akan membakar kalori lebih banyak dan tubuh menyimpan kalori lebih rendah.

Dengan kebiasaan berolahraga, kita cenderung mengonsumsi kalori yang memiliki jumlah berlebih dari kebutuhan tubuh, dan ini akan sangat cepat menyebabkan tubuh kelebihan kalori yang akan disimpan dalam bentuk lemak. Akibatnya, berat badan naik kembali tanpa mengalami penurunan yang stabil.

Mengapa Kadang Diet Bisa Tetap Menggalkan Penurunan Berat Badan?

Jika Anda hanya memilih melakukan diet untuk menurunkan berat badan, Anda harus menjaga tingkat asupan kalori agar tetap stabil, dan hal ini dilakukan hingga berat badan mengalami penurunan yang stabil. Tantangan yang lebih beratnya lagi adalah peningkatan hormon lapar (grehlin) selama Anda diet, dan penurunan hormon yang mengirimkan sinyal untuk makan lebih sedikit (leptin). Penurunan hormon leptin juga akan menghambat pembakaran kalori, sehingga penurunan berat badan menjadi lebih sulit bahkan membutuhkan waktu yang lama.

Jadi Kesimpulannya Mana Yang Lebih Efektif, Olahraga Vs Diet?

Dibandingkan dengan berolahraga, mengatur pola makan alias diet adalah cara yang lebih cepat. Hal ini dikarenakan lebih mudah untuk mengurangi jumlah kalori tubuh dengan membatasi kalori harian, dibandingkan harus membakar kalori dengan berolahraga. Namun, bagi beberapa orang, hanya mengurangi pola konsumsi makan saja mungkin akan membutuhkan waktu yang lama, sehingga mengatur pola makan dan diirngi dengan olahraga akan menjadi cara yang lebih sesuai.

Ahli biokimia nutrisi Shawn M. Talbott, PhD, seperti yang dilansir oleh Huffington Post, menyatakan bahwa menurunkan berat badan membutuhkan 75% mengatur pola makan (diet) dan 25% berolahraga. Ia juga berpendapat bahwa olahraga berlebihan namun pola makan tetap buruk, tidak akan menghasilkan penurunan berat badan yang signifikan.

Olahraga Penurun Berat Badan

Lantas, seperti apakah jenis olahraga untuk menurunkan berat badan yang bisa kita lakukan? Berikut beberapa latihan olahraga yang bisa Anda lakukan untuk menurunkan berat badan.

  1. Push Up.

    Gerakan yang sangat familiar. Posisikan tubuh kamu dengan berbaring telungkup, kemudian kuatkan tangan dan kaki.Setelah itu, angkat tubuh kamu hingga sejajar dengan lantai. Turunkan kembali badan kamu ke lantai dan lakukan secara berulang-ulang.

  2. Squats.

    Olahraga yang satu ini juga bisa dilakukan tanpa menggunakan alat apapun. Cukup dengan menempatkan tangan di atas kepala kemudian secara perlahan turunkan tubuh ke posisi duduk dengan tangan yang sejajar ke arah depan. Usahakan untuk melakukan gerakan ini secara cepat dengan bantuan keseimbangan dari tangan.

  3. Sit Up.

    Membakar lemak yang ada di perut sangat efektif jika dilakukan dengansit up. Baringkan tubuh kamu di atas lantai dan letakkan tangan di belakang kepala. Secara perlahan, angkat kepala, pinnggang, dan badan kamu ke posisi duduk dan segera kembali pada posisi tidur.

  4. Menaiki Anak Tangga.

    Tidak perlu mencari tangga yang tinggi, cukup dengan membiasakan diri kamu menaiki beberapa tingkat tangga yang dijumpai di rumah atau kantor.Jika ukuran tangga tersebut hanya sedikit, maka siasati dengan melakukan gerakan maju mundur untuk beberapa kali hitungan.

  5. Spot Jogging.

    Jogging adalah olahraga yang berjenis kardio sehingga sangat efektif dalam menurunkan berat badan. Untuk di dalam rumah, kamu bisa menggunakantreadmill. Namun jika hal ini tidak memungkinkan, maka pilihlah area di rumah kamu yang cukup luas dan memungkinkan kamu berlari di tempat. Lakukan hal ini seakan-akan kamu menggunakan treadmill.

  6. Jumping Jack.

    Jumping jackyang sangat terkenal pada gerakan senam SKJ jaman dahulu ini ternyata cukup bagus untuk menurunkan berat badan. Usahakan agar kamu melakukan latihan ini di tempat yang nyaman sehingga kamu lebih efektif dalam melakukan lompatan. Saat kamu melompat, posisikan kaki secara rapat kemudian lompat ke posisi kaki terbuka yang disertai dengan tepuk tangan di atas kepala.

  7. Skipping. 

    Skipping atau loncat tali juga tergolong menyenangkan untuk dilakukan. Kamu cukup mencari tempat yang tidak terlalu luas seperti di taman, teras, atau balkon lalu lakukanlah lompat tali ini.

Nah, itulah penjelasan mengenai lahraga Vs Diet Mana Yang Efektif? Serta olahraga penurun berat badan yang sangat mudah dan dapat dilakukan dirumah. Pastikan untuk menerapkannya secara rutin olahraga dan menjaga pola makannya sehingga proses penurunan berat badan yang sedang kamu jalani bisa memuaskan.

 

Madu Langsing Griya Annur

Madu memang sudah terkenal sejak ratusan tahun yang lalu mempunyai kegunaan untuk menjaga kesehatan, tetapi ternyata dapat juga bermanfaat untuk melangsingkan tubuh. Salah satunya adalah dengan mengkonsumsi Madu Langsing Griya Annur

Salam Sehat

 

Pusat Grosir Herbal Yaa di  ISTANA HERBAL

Kini orderan bisa dikirim melalui GoSend

Atau Kunjungi toko kami "Istana Herbal" di : 

  • Istana Herbal Solo

    Jl. Ahmad Yani Ruko Pabelan No. 1 Pojok Bangjo Ums / Telp : 081393930088

  • Istana Herbal Yogyakarta

    Jl. Kaliurang Km 4.5 Timur MM UGM / Telp : 087838231155

  • Istana Herbal Malang

    Lampu merah Dinoyo Jl. MT Haryono No.87  Malang / Telp: 087753373281

  • Istana Herbal Jakarta

    Jl Raya Pasar Minggu KM 18 No 2, Samping Adhi Karya, Depan Halte Samali, Setelah Nifarro apartemen. / Telp : 081908427320

 

Pelayanan Kami :
Kami akan selalu siap melayani Anda
Email : istana.herbal.it@gmailcom
Order respon cepat whatsApp : 081393930088
Telp : (0271) 7451424

Artikel Terkait

online istana solo