Waspadai Gejala Kanker Otak

Kanker otak merupakan salah satu tumor ganas yang menyerang bagian otak. Tumor atau kanker otak tidak mengenal usia dan bisa menyerang siapa saja. Data WHO menyebutkan pada tahun 2012 ada sekitar 4900 kasus kanker otak yang terjadi di Indonesia. Kanker otak lebih banyak dialami wanita daripada pria.

Ciri dan gejala kanker otak tidak begitu diketahui di awal pertumbuhannya. Tumor bisa membuat area otak yang terjangkiti tidak berfungsi dengan baik dan menekan jaringan otak sehingga menekan jaringan otak. Pengetahuan tentang gejala kanker otak menjadi sangat penting untuk penanganan penyakit ini sejak dini. Ciri tersebut diantaranya:

  1. Mudah mengalami sakit kepala. Sakit kepala merupakan gejala yang paling umum ditemui pada penderita kanker otak. Sakit kepala yang berlangsung lama dan terjadi terus menerus bisa menjadi gejala awal kanker otak. Sakit kepala ini akan terus bertambah dan semakin menjadi-jadi dari waktu ke waktu. Biasanya disertai gejala lain seperti mual, muntah, pusing, kepala terasa berat dan dingin.
  2. Mudah mual dan muntah-muntah. Muntah-muntah pada kanker otak hampir sama dengan gejala penyakit lainnya. Sehingga sulit dibedakan. Namun, muntah yang disebabkan karena kanker otak biasanya memiliki ciri khusus. Muntah ini diawali atau bersamaan dengan sakit kepal, cairan muntal berwarna agak kehijauan dan terjadi secara tiba –tiba tanpa penyakit tertentu sebelumnya.
  3. Kemampuan ingatan dan respon menurun serta gangguan konsentrasi. Tumor yang menyerang otak juga menyerang sel syaraf yang membuat penderita sulit berkonsentrasi sehingga penderita sulit melakukan pekerjaan dengan benar dan memakan memori otak.
  4. Sulit melihat dengan jelas. Gangguan penglihatan disebabkan oleh tumor otak yang letaknya berdekatan dengan mata sehingga mengganggu syaraf mata yang ada di dekatnya. Gangguan ini dapat berupa penglihatan kabur, hanya dapat melihat lurus ke depan, kehilangan teks saat membaca, serta gangguan mata lainnya.
  5. Mengalami kesulitan ketika bergerak. Tumor pada otak akan membatasi fungsi otak normal pada manusia, salah satunya kesulitan menggerakkan tubuh akibat rusaknya motor penggerak dan pengontrol organ tubuh lainnya. Seseorang dengan tumor di otaknya akan mengalami kesulitan bergerak di salah satu sisi tubuhnya yang menyebabkan kehilangan keseimbangan ketika berjalan, sulit berkoordinasi ketika bergerak, dan sering tersandung atau berjalan di dinding ketika berjalan.
  6. Tubuh terasa lemas. Tubuh yang mudah terasa lemas padahal tidak melakuka aktivitas fisik apapun perlu dicurigai. Bisa jadi itu adalah gejala kanker otak. Gejala ini diikuti dengan rasa kantuk yang berkepanjanganmeski sudah mencukpkan waktu tidur.
  7. Mengalami kejang-kejang. Kejang terjadi karena aktivitas motorik pada otak yang tidak normal. Kejang yang terjadi secara mendadak diikuti kehilangan kesadaran dan kontraksi otot merupakan ciri kejang karena kanker otak. Biasanya penderita akan mengantuk, sakit kepala, kebingungan, sakit otot, kelemahan singkat, atau mati rasa setelah kejang. Durasi kejang antara 2-3 menit.

 

Artikel Terkait

Karyawan baru Istana