Usus Kotor, Bahaya dan Cara Membersihkannya

Dalam tubuh terdapat organ dan segala komponen pembentuk tubuh yang memiliki tugas masing-masing. Semua organ saling melengkapi satu sama lain. Salah satu organ vital manusia adalah usus. Usus yang tidak dijaga kebersihan dan kesehatannya akan rentan terhadap berbagai macam penyakit. Menurut penelitian, gejala gangguan kesehatan pada manusia 90 persen berasal dari usus besar ang menglami penyumbatan. Penyumbatan terjadi karena sisa-sisa makanan yang menumpuk dalam usus.

Laman viva.co.id menyatakan seseorang yang berusia 70 tahun diperkirakan ada 30 pon sisa makanan yang ada di dalam usus . Hal enada juga diungkapkan Dr. Harvey W, seorang ahli bedah dari Amerika mengugkapkan dalam penelitiannya, lebih dari 90 persen usus manusia kotor dan hanya sekitar 6 persen partisipan yang memiliki usus bersih. Makanan ang mengendap lama kelamaan menjadi racun dan sat proses sistem pencernaan endapan bercampur dengan makanan yang berkontraksi.

Beberapa gejala yang dapat timbul terkait gangguan kesehatan usus dan usus kotor berikut ini perlu anda ketahui, diantaranya: berat badan berlebih, badan sering terasa lemas dan tidak bergairah, alergi terhadap jenis makanan tertentu, perut kembung, perut mual dan sering bersendawa, pencernaan tergangu, sering pilek, mudah emosi , sembelit kronis, sakit kepala berkepanjangan, terdapat parasit serta jamur pada feses, nafas bau dengan fese yang berbau busuk, perut bncit, wasir dan ambeien, ros alogam dalam mulut, nafsu makan tinggi terutama keinginan untuk ngemil, muncul masalah kulit seperti ruam dan gatal, serta infeksi jamur candica di bagian usus.

Jika tidak segera ditangani kotoran dalam usus akan terus menumpuk dan semakin parah. Dalam kondisi parah, usus dapat mempengaruhi berbagai penyakit di dalam tubuh sehingga bisa memperparah suatu penyakit. Usus  yang kotor juga dapat memicu timbulnya penyakit lain yang sewaktu waktu bisa menyerang tubuh kita, seperti munculnya penyakit ginjal dan hati, kondisi kulit yang buruk, gangguan metabolism, datangnya diabetes, maalah pada kuku dan rmbut, kanker, arthritis, obesitas, serta gangguan pendengaran dan penglihatan.

Untuk itu, kita perlu menjaga asupan makanan yang bisa membersihkan usus seperti makan apel, alpukat, sayuran berdaun hijau, teh hijau, jus lidah buaya, serta produk fermentasi. Anda juga harus rajin berolahraga. Dengan rajin berolahraga, otot usus akan terbiasa terlatih untuk berkontraksi, sehinga mempermudah jalan keluar kotoran dalam usus.

Karyawan baru Istana