ABSESI GUSI

Istilah Medis

Radang gusi, gingivitis, atau gingival abses. Yaitu keadaan peradangan pada gusi akibat infeksi bakteri. Kondisi ini bias menyebabkan jaringan gusi menjadi rusak bahkan bernanah.

  • Pengenalan

Biasanya diderita oleh anak balita dengan hygiene mulut yang kurang baik, sehingga kuman dapat tumbuh dengan mudah dan menyebabkan anak sakit.
Abses gusi perlu diwaspadai pada anak yang sering mengonsumsi makanan dan minuman manis, menyusui menggunakan botol susu dan kurang disiplin dalam menggosok gigi.
Penyebab abses gusi yaitu infeksi bakteri dan penumpukan plak pada gigi. Bakteri dapat masuk melalui gigi yang berlubang. Plak gigi yang berada di pinggir gigi dan gusi juga dapat menyebabkan peradangan gusi.

  • Gejala
  1. Demam
  2. Halitosis/napas berbau
  3. Nyeri, bengkak dan merah pada gusi yang sakit
  4. Gigi menjadi sensitive
  5. Anak menjadi malas makan


Walaupun tampaknya sangat ringan, namun abses di gusi dapat menyebabkan komplikasi yang sangat serius pada anak.

“Bakteri yang berada dalam mulut dapat menyebar ke organ tubuh penting lain seperti otak (menyebabkan abses otak), jantung, paru-paru (pneumonia). Kuman tersebut bahkan dapat masuk ke pembuluh darah dan beredar ke seluruh tubuh dan menyebabkan sepsis.”

  • Pencegahan

Mengonsumsi makanan yang manis-manis tanpa diimbangi dengan kebiasaan menyikat gigi yang bersih, akan meningkatkan risiko abses gigi.
Untuk mencegah terjadinya abses gusi pada buah hati kita, hendaknya dilakukan beberapa tindakan dan perubahan kebiasaan anak, seperti :

  1. Kurangi kebiasaan makan dan minum yang manis, seperti cokelat, permen dan sebagainya.
  2. Perbaiki hygiene mulut dengan rajin menggosok gigi dua kali sehari, atau setiap selesai makan dan minum yang manis
  3. Menggosok gigi sebelum tidur
  4. Pada anak yang lebih kecil, kurangilah kebiasaan minum susu menggunakan botol sebelum tidur atau pada malam hari. Karena sisa susu yang berada di mulut dapat menyebabkan kondisi asam yang sangat disukai oleh bakteri.
  5. Mengajarkan cara menggosok gigi yang tepat dan benar. Cara menggosok dan arah yang kurang tepat, justru akan merusak lapisan pelindung gigi.

 

  • Pengobatan
  1. Pemberian antibiotik (harus dengan resep dokter untuk penentuan dosis dan cara pakai yang tepat)
  2. Pencabutan gigi.
  3. Terapi saluran akar gigi.
  4. Pulpektomi. Pengangkatan seluruh jaringan pulpa gigi. Pengangkatan pulpa dan perawatan saluran akar yang baik, akan memberikan hasil yang memuaskan.
  5. Pulpotomi. Pengangkatan sebagian jaringan pulpa, untuk melindungi bagian akar gigi yang masih sehari.

Artikel Terkait

ana solo