Manfaat Daun Tempuyung Untuk Obat Batu Ginjal

Hasil gambar

Tempuyung biasa tumbuh liar di tepian jalan, sungai, atau di kebun dan pekarangan. Meski demikian tempuyung ternyata memiliki manfaat yang besar bagi kesehatan.

Dau tempuyung mengandung manitol, flavonoid, P-laktuserol, inositol, kumarin, taraksasetrol, asam fenolat, dan ion-ion mineral.

Tanaman tempuyung sudah dikenal sejak dahulu sebagai obat tradisional atau herbal. Berdasarkan pengalaman yang telah ditularkan secara turun-temurun, tempuyung sering dimanfatkan sebagai obat batu ginjal dan asam urat. Hasil penelitian oleh Dr. Sarjito dar Universitas Gajah Mada memaparkan kandungan kalium di dalam tumbuhan tempuyung dan dapat membantu menghancurkanbatu ginjal.

Dr. Sarito pernah melakukan penlitian dengan merendam batu ginjal dari tubuh manusia dalm air rebusa tempuyung pada suhu kamar antara 30-35 derajat celcius. Bahan percobaan tersebut sebagian digerak –gerakan seperti gerakan tubuh manusia dan ada yang tidak. Setelah itu, batu ginjal ditimbang dan kandungan kalsiumnya diukur secara kimiawi. Hasilnya baik batu ginjal yang digerak-gerakkan atau tidak sama-sama mengalami pengurangan bobot.

Beliau juga meneliti kemampuan daun tempuyung meluruhkan batu ginjal dengan menggunakan sinar rontgen dan memeriksa Kristal dalam air seni. Hasil penelitian menunjukkan hasil yang tidak kalah memuaskan. Dari hasil penelitian lain, kalium meiliki peran penting dalam peluruhan batu ginjal di dalam tubuh.

Kalium yang melimpah dalam tempuyung, mampu menguraikan kalsium karbonat dengan cara menggabungkan diri bersama senyawa karbonat oksalt atau Kristal urat yang ada dalam komponen batu ginjal. Ini menyebabkan endapan batu ginjal akhirnya terpecah dan larut bersama urin.

Cara Pengolahan

Untuk mendaptkan khasiat tersebut, anda cukup mengambil 5 lembar daun tempuyung yang masih segar. Setelah itu, cuci bersih dan kukus sebentar. Daun tempuyung bisa dimakan sebagai lalapan bersama nasi. Konsumsi daun tempuyung sebagai lalap 3 kali sehari. Atau dengan cara kedua yaitu dengan menyiapkan 50mg daun tempuyung kering dan sudah dicuci bersih. Lalu keringkan dengan cara diangin-anginkan. Kemudian seduh dengan segelas penuh air mendidih. Tunggu inga mendidih, minm 3 kali sehari.  Bila tidak ingin repot mengolahnya, sekarang sudah banyak tersedia kapsul dari ekstrak daun tempuyung yang memiliki khasiat yang sama dengan daun tempuyung yang diolah sendiri.

Sama seperti herbal lainnya, khasiat tempuyung baru bisa dirasakan manfatnya bila dikonsumsi secara rutin. Konsumsilah setiap hari sampai batu ginjal berkurang.

 

Artikel Terkait

Karyawan baru Istana