Waspada!! Bahaya Sistem Syaraf Tubuh Yang Rusak

Hasil gambar untuk Sistem Saraf Tubuh Yang Rusak

Sistem saraf bertugas mengantarkan pesan dari seluruh bagian tubuh ke otak dan sebaliknya. Sebagai contoh, otak mendapat pesan dari salah satu anggota tubuh, misal tangan yang sakit akibat menyentuh panci panas. Kemudian, saraf-saraf pada kulit tangan mengirim pesan berupa rasa sakit tersebut ke otak. Setelah itu, otak mengirim pesan kembali ke otot-otot untuk menarik tangan dari panci tersebut.

Tubuh memiliki miliaran saraf-saraf yang tersebar di seluruh bagian tubuh. Saraf-saraf tersebut dikelompokkan menjadi tiga bagian yaitu:

  • Saraf Sensorik. Berkat saraf ini Anda bisa merasakan segala sensasi yang terjadi pada tubuh seperti rasa sakit ketika kulit dicubit, atau merasakan manisnya permen, pedasnya cabai, atau pahitnya obat.
  • Saraf Motorik. Anda bisa mengontrol anggota tubuh untuk bergerak karena bantuan saraf ini.
  • Saraf Autonomik. Saraf ini mengontrol aktivitas yang terjadi tanpa kita sadari  pada tubuh seperti tekanan darah, pencernaan, detak jantung, dan suhu tubuh.

Sayangnya, sistem saraf bisa mengalami kerusakan atau gangguan. Kerusakan pada sistem saraf walau sifatnya ringan, tetap saja bisa memengaruhi kualitas hidup Anda, mengingat betapa pentingnya saraf-saraf ini.

Ini beberapa kemungkinan yang dapat terjadi jika sistem saraf rusak:

  • Saraf Sensorik. Gejala-gejala yang mungkin bisa Anda alami jika saraf ini rusak yaitu mati rasa, kesemutan, kulit seperti terbakar, tubuh nyeri, atau lebih sensitif, serta gangguan kesadaran akan posisi tubuh.
  • Saraf Motorik. Rusaknya saraf ini mungkin dapat membuat badan lemas, otot mengecil, paralisis (Anda tidak bisa menggerakkan bagian tertentu otot tubuh), atau kedutan.
  • Saraf Autonomik. Yang mungkin bisa Anda alami jika saraf ini rusak antara lain mata kering, konstipasi, keringat berlebih, mulut kering, pusing, tidak mampu merasakan sakit pada dada, gangguan pada kandung kemih, atau disfungsi seksual.

Gejala gerakan Tidak Normal

  1. Gerakan yang Tidak Normal.

    Salah satu fungsi saraf ialah mengendalikan kegiatan otot di seluruh tubuh. Apabila terserang penyakit semua bagian otak dan saraf belakang yang mengendalikan kegiatan otot, atau apabila terputus hubungan saraf antara otot itu dengan pusat saraf, maka gerakan otot akan berubah begitu rupa sehinga dapat menentukan jenis penyakit itu. Beginilah ketidakwajaran gerakan otot:

  • Berarti sudah berkurang kesanggupan otot kalau digunakan secara normal.
  • Berarti sudah kehilangan kesanggupan otot atau kelompok otot untuk melakukan tugasnya, jadi bukan hanya berkurang.
  • Spastisitas (kelakuan). Dalam tubuh yang sehat mekanisme tertentu akan menguantkan otot-otot besar dalam tubuh untuk dapat mengencang sehingga seorang dapat mempertahankan posisi tubuhnya, walaupun umpamanya orang itu tidak memikirkan gerakan tubuhnya. Apabila orang yang sama ingin menggerajan otot-otot yang sama dengan cepat, alat mekanisme yang mengencangkan otot itu dengan sendirinya memutuskan hubungan sehingga otot itu dapat digerakkan dengan cepat. Dalam beberapa penyakit tertentu yang menyangkut otak dan saraf belakang, maka hilanglah kesanggupan untuk melemaskan otot itu sehingga tetap kaku walaupun orang itu ingin menggerakkanya dengan cepat”.
  • Gerakan yang Tidak Sengaja (tidak dapat dikendalikan). Dalam beberapa jenis kerusakan saraf tertentu seperti chorea dan athetosis, akan terjadi gerakan yang mendadak dan tidak terarah yang menyangkut otot atau kelompok otot.
  • Kelainan Gaya Berjalan. Fungsi berjalan termasuk sesuatu yang rumit sehingga banyak jenis gangguan tata saraf yang menghalangi kemajuannya yang normal. Gaya ini dapat berubah karena lemah, lumpuh atau kejang, kurang kordinasi, gangguan karena letak tubuh atau karena rasa takut.''
    Kejang Otot. Dalam penyakit ini otot-otot terlalu peka terhadap rangsangan. Ini terjadi dalam hal tetanus (Infeksi) Dalam keadaan dimana kadar zat kapur sangat rendah di dalam darah sewaktu fungsi kelenjar gondok berkurang, atau kalau seseorang kehilangan zat asam dari dalam perutnya karena terlalu banyak muntah, atau bilamana seorang bernafas terlalu dalam karena gugup sehingga kehilangan zat arang dioksida dari tubuh. kejang otot terjadi pula karena gangguan saraf di mana sel-sel otak terlalu peka terhadap rangsangan biasa”.
  1. Tidak Dapat Menelan atau Berbicara.

    Kedua Fungsi ini memerlukan gerakan otot yang terbagung dengan baik. Gangguan berbicara perlu dipelajari karena ini bukan hanya menujukkan kesulitan dalam pengendalian otot oleh otak, tetapi juga dalam pengendalian proses intelektualitas.

  2. Kejang-Kejang.

    Dalam penyakit ini biasanya otot-otot itu menyusut dengan sendirinya karena penderita tidak sadarkan diri”.

  3. Gangguan Sensibilitas Umum.

    Dengan istilah sensibilitas umum yang kita maksutkan ialah perasaan pada kulit, selaput dan otot ( rasa sakit, suhu, perabaan, dan posisi) yang bertentang dengan pengindera khusus seperti(alat penglihatan, pendengaran, keseimbangan, cinta rasa dan pembau).''
    Kita menyebutnya "Matirasa" kalau hilang satu rasa seperti rasa sakit, suhu, perabaan atau keseimbangan posisi. Seringkali kehilangan ini terbatas pada sebagian tubuh, dan dari keadaan ini dokter dapat menentukan bagian manakah susunan saraf yang terkena cidera. Gangguan pada serat-serat saraf akan menimbulkan perasaan yang tidak normal, seperti "tertusuk jarum" dan inilah yang kita namai "paresthesia" yaitu kekacauan pada alat perasa. Kalau alat perasa terlalu peka, kita sebut itu "hyperesthesia".

  4. Sakit Kepala.

    Barangkali sakit kepalalah gejala penyakit yang lazim dialami manusia, yang terjadi karena kelainan susunan saraf.

  5. Pusing.

    Inilah satu gejala yang tidak enak karena penderita mendapat saraf penggerak yang salah.

  6. Gangguan Penglihatan.

    Gangguan atau kehilangan penglihatan harus ditanggapi dengan serius, mintalah nasehat seorang dokter ahli mata atau ahli saraf. Tidak semua pengkrusakan penglihatan berkaitan dengan mata itu sendiri.Kesulitannya mungkin terdapat pada jalur-jalur serat-serat saraf antara mata dengan otak atau dalam jaringan otak.

  7. Tidak Sadarkan Diri.

    Istilah ini sulit dipastikan sekalipun mudah ditentukan perbedaan antara sadar dan tidak sadar. Untuk tujuan yang praktis, kesadaran dihasilkan oleh otak manusia yang berfungsi normal sehingga dia senantiasa siuman tentang keadaan di sekitarnya dan waspada terhadap kejadian di sekelilingnya. 

  8. Halusinasi atau Delusi.

    Halusinasi adalah pengalaman perasaan yang palsu; orang itu seolah-olah mendengar, melihat atau membau sesuatu sedangkan mata, telinga dan alat perabanya tidak dirangsang untuk menimbulkan satu perasaan. Khayalan terjadi karena otak mendapat rangsangan palsu di mana perasaan itu ditanggapi, maka dokter atau ahli saraf harus mempelajari keadaan itu.

Penyebab Rusaknya Sistem Saraf

Ada banyak kondisi yang bisa membuat sistem saraf rusak. Hal ini berkaitan dengan masalah kesehatan yang Anda alami seperti:

  • Diabetes
  • Kekurangan vitamin
  • Gangguan elektrolit
  • Kecanduan minuman beralkohol atau narkoba
  • Gangguan suplai darah
  • Pernah mengalami cedera pada kepala dan tulang belakang
  • Terekspos zat-zat beracun seperti karbon monoksida atau arsenic
  • Infeksi pada otak
  • Parkinson
  • Alzheimer
  • Tumor otak
  • Gangguan mental seperti depresi
  • Gagal ginjal
  • Gagal hati
  • Gagal jantung
  • Stroke

Kerusakan pada sistem saraf mungkin dapat terjadi secara lambat dan bertahap. Namun, ada pula yang mungkin dapat terjadi secara tiba-tiba dan membahayakan jiwa. Semoga artikel di atas bermanfaat dan dapat menambah wawasan pengetahuan kesehatan kita.

 

Xamthone Plus

Berkhasiat untuk kesehatan tubuh yang menyeluruh :

  1. Memperkuat sistem kekebalan
  2. meringankan perawatan penyakit peradangan
  3. Memperbaiki komunikasi antar sel
  4. Menggagalkan kerusakan DNA
  5. Alat bantu sistem getah bening
  6. Memelihara optimal fungsi kelenjar gondok
  7. Mengurangi resistensi insulin
  8. Membantu penurunan berat badan. 
  9. meringankan perawatan penyakit kerusakan urat syaraf
  10. Menyeimbangkan sistem kelenjar endokrin

Salam Sehat

 

Pusat Grosir Herbal Yaa di  ISTANA HERBAL

Kini orderan bisa dikirim melalui GoSend

Atau Kunjungi toko kami "Istana Herbal" di : 

  • Istana Herbal Solo

    Jl. Ahmad Yani Ruko Pabelan No. 1 Pojok Bangjo Ums / Telp : 081393930088

  • Istana Herbal Yogyakarta

    Jl. Kaliurang Km 4.5 Timur MM UGM / Telp : 087838231155

  • Istana Herbal Malang

    Lampu merah Dinoyo Jl. MT Haryono No.87  Malang / Telp: 087753373281

  • Istana Herbal Jakarta

    Jl Raya Pasar Minggu KM 18 No 2, Samping Adhi Karya, Depan Halte Samali, Setelah Nifarro apartemen. / Telp : 081908427320

 

Pelayanan Kami :
Kami akan selalu siap melayani Anda
Email : istana.herbal.it@gmailcom
Order respon cepat whatsApp : 081393930088
Telp : (0271) 7451424

Artikel Terkait

online istana solo