Malaria

Malaria adalah jenis penyakit menular yang banyak diderita penduduk didaerah tropis dan subtropis. Penyakit tersebut semual banyak ditemukan didaerah rawa-rawa dan dikira disebabkan oleh udara rawa yang buruk, sehingga dikenal dengan malaria (mal = buruk dan aria = udara) jika di artikan adalah udra yang buruk atau tidak sehat.

Apabila tidak segera ditangani penyakit ini menjadi berbahaya. Beberapa akibat terserangnya penyakit ini adalah penderita akan merasakan sakit, merasa lemah dan dapat meimbulkan kematian pada anak-anak dan bayi, serta dapat mengganggu perkembangan otak anak atau bayi sehingga menyebabkan daya berfikir anak menjadi berkurang.

 

 

Penyebab malaria

  1. penyakit malaria disebabkan oleh bibit penyakit yang hidup didalam darah manusia. Bibit penyakit tersebut termasuk binatang bersel satu seperti amuba yang disebut Ada empat macam Plasmodium yang menyebabkan malaria :
  • Falciparum : penyebab penyakit malaria tripika. Jenis malaria ini bisa menimbulkan kematian.
  • Vivax, penyebab malaria tersiana. Penyakit ini sukar disembuhkan, namun sulit kambuh.
  • Malariae : penyebab malaria quartana. Di Indonesia penyakit ini tidak banyak ditemukan.
  • Ovale : penyebab penyakit malaria ovale. Penyakit ini tidak terdapat di Indonesia.
  1. Tergigit nyamuk Anopheles yang terjangkit Plasmodium, sehingga sel-sel darah merah penderita menjadi rusak.

 

Gejala Malaria :

  • Penderita merasa dingin dan sering sakit kepala.
  • Penderita menggigil atau gemetar selama 15 menit sampai satu jam.
  • Penderita merasa dingin diikuti demam dengan suhu 40 derajat celcius atau lebih, merasa lemah, kulit kemerahan, mengigau, dan demam berakhir setelah beberapa jam.
  • Penderita mulai berkeringat dan suhu tubuhnya menurun. Setelah serangan itu berakhir, penderita merasa lemah tetapi tidak mengkhawatirkan.

 

Tindakan yang harus dilakukan :

  1. Usaha Pebcegahan
  • Usahakan tidur dengan kelambu, memberi kawat kasa, memakai obat nyamuk bakar, menyemprot ruang tidur, dan tindakan lain untuk mencegah nyamuk berkembang dirumah.
  • Usaha pengobatan pencegahan secara berkala, terutama di daerah endemis malaria.
  • Menjaga kebersihan rumah dengan membersihkan ruang tidur, halamanj / kebun, genangan air dan kandang ternak.
  • Memperbanyak jumlah ternak, seperti sapi, kerbau, kambing, dan kelinci. Dengan menenmpatkan mereka diluar luar didekat sarang nyamuk.
  • Memelihara ikan pada air yang tergenang, seperti kolam, sawah, parit atau memberi sedikit minyak pada air yang tergenang.
  • Menanam padi secara serempak atau diselingi dengan tanaman kering atau pengeringan sawah secara berkala.
  • Menyemprot rumah dengan DDT.

 

  1. Pengobatan
  • Memutus rantai penularan dengan memilih mata rantai yang paling lemah, yaitu penderita dan nyamuk malaria.
  • Seluruh pendrita yang memiliki tanda-tanda malaria diberi pengobatan pendahuluan, dengan tujuan untuk menghilangkan rasa sakit dan mencegah penularan selama 10 hari.
  • Bagi penderita yang dinyatakan positif menderita malaria setelah diuji dilaboratorium, akan diberi pengobatan secara sempurna.
  • Bagi orang-orang yang masuk kedaerah endemis malaria, seperti para calontransmigran perlu diberi obat pencegahan.

Artikel Terkait

  • Penyakit Sinusitis

    Sinusitis adalah suatu peradangan pada rongga sinus yang terjadi karena alergi atau infeksi virus, bakteri maupun jam...

  • Vertigo

      Vertigo adalah keadaan pusing yang dirasakan luar biasa. Seseorang yang menderita vertigo merasakan sekelilingnya s...

  • Tumor

    Tumor adalah pertumbuhan abnormal yang terjadi pada suatu jaringan tubuh. Secara umum, bibit tumor terbentuk ketika a...

ana solo