Vegetarian

Bahaya Menjadi Vegetarian

Hasil gambar untuk bahaya vegetarian

Mengonsumsi buah dan sayur sangat baik untuk kesehatan. Banyak ahli kesehatan yang menyarankan untuk memperbanyak makanan yang berasal dari tumbuhan. Sehingga membuat sebagian orang memutuskan untuk berhenti mengonsumsi makanan yang berasal dari hewani dan menggantinya dengan nabati murni seperti buah dan sayur. Alasannya yang sering dikemukakan adalah agar tubuh menjadi lebih sehat. Namun benarkah menjadi vegetarian bisa membuat kita lebih sehat?

Menjadi vegetarian memang memberikan banyak sekali manfaat bagi kesehatan. Orang yang terlalu sering memakan daging memiliki risiko lebih tinggi terkena hipertensi dan kolestrol tinggi daripada para vegetarian. Bagi orang yang alergi terhadap susu sapi atau hipersensitif terhadap makanan daging, pola hidup vegetarian sangat bagus diterapkan. Diet vegetarian juga dapat membantu menurunkan berat badan berlebih (obesitas). Namun menjadi vegetarian dalam jangka waktu lama justru dapat membuat kita kekurangan nutrisi dan menyebabkan kerusakan DNA.

Kerusakan DNA

Adanya gangguan pada DNA yaitu mudah terkena peradangan yang membuat tubuh kita lebih banyak menyerap asam lemak yang berasal dari tanaman.  Hal ini akan membuat produksi asam arachidocic menigkat dan membuat tubuh tidak bisa memproduksi omega 3 yang melndungi tubuh dari penyakit jantung. Hal ini diperparah dengan kebiasaan memakai minyak sayur yang mengandug omega 6 yang tidak baik bagi kesehatan. Yang dibutuhkan tubuh adalah omega 3 yang terdapat pada kacang-kacangan dan ikan.

Vitamin B12

Vitamin B12 membantu proses metabolism dalam tubuh. Vitamin ini banyak ditemukan pada protein hewani. Melakukan diet ketat dengan berhenti mengonsumsi telur dan produk susu hewani membuat tubuh kekurangan vitamin B12 yang bisa menyebabkan anemia pernisiosa.

Kepadatan Tulang

Vitamin D, kalsum, dan zat besi sangat dibutuhkan oleh tubuh untuk menjaga kepadatan tulang dan mencegah osteoporosis. Kedelai dan prosuk kacang-kacangan lain memang bisa mengatasi hal tersebut tetapi, kandungannya tidak sebanyak yang terdapat pada produk hewani.

Kolestrol

Kolestrol yang terdapat pada hewan tak selamanya berdampak buruk bagi kesehatan. Tubuh juga membutuhkan kolestrol untuk membantu pembuatan hormon,  penyerapan lemak, kalsium, dan memperlancar metabolisme tubuh. Kadar kolestrol terlalu rendah akan menyebabkan kematian.

Kekurangan Zat Besi

Zat besi banyak terkandung dalam daging merah dan ikan. Menjadi vegetarian meningkatkan risiko kekurangan zat besi  yang menyebabkan penyakit anemia atau kurang darah.

Penuaan Dini

Dokter ahli syaraf di India menyatakan bahwa mengurangi asupan protein hewani dan menambah asupan protein nabati membuat kadar lemak dan kolestrol dalam darah menurun. Namun, menjadi vegetarian membuat seseorang mengalami gangguan mental seperti daya ingat yang menurun drastis dan penuaan dini akibat kekurangan asupan nutrisi yang hanya terdapat dalam makanan hewani (susu, daging, telur)  dan tidak diperoleh dari buah dan sayur.

Gambar diatas adalah salah satu contoh dari bahaya menjadi vegetarian murni dalam waktu yang lama.

 

 

        

Menjadi vegetarian memang menghindarkan kita dari zat yang mengandung kolestrol jahat, gula, dan zat lainnya yang membahayakan tubuh. Namun menjadi vegetarian murni dalam jangka waktu yang lama justru tidak baik bagi kesehatan tubuh.

 

baca Selengkapnya